Kenapa Gunung Es Mencair Lebih Cepat Beberapa Tahun Terakhir

AKURAT.CO Gunung es mencair lebih cepat beberapa tahun terakhir merupakan fenomena global yang kini menjadi perhatian dunia.
Banyak peneliti dan ilmuwan mencatat percepatan pencairan es di pegunungan hingga wilayah kutub, yang berdampak pada kenaikan permukaan laut dan ketersediaan air bersih di berbagai daerah.
Artikel ini akan menjelaskan penyebab utama, dampak, dan fakta penting yang perlu kamu ketahui.
Baca Juga: Seluas Pulau Madura, Gunung Es Terbesar di Dunia Pecah dan Hanyut di Lautan Antartika
Apa Itu Gunung Es dan Mengapa Penting?
Gunung es (gletser) adalah massa es yang terbentuk dari salju yang menumpuk dan mengeras selama ribuan tahun.
Mereka adalah penopang sumber air di banyak sungai besar di dunia dan berfungsi sebagai indikator perubahan iklim. Ketika gletser mencair, itu berarti perubahan besar sedang berlangsung pada iklim global.
Penyebab Gunung Es Mencair Lebih Cepat
1. Peningkatan Suhu Global
Salah satu alasan utama gletser mencair lebih cepat adalah kenaikan suhu permukaan bumi akibat efek rumah kaca.
Emisi karbon dioksida (CO₂) dan gas rumah kaca lain menyebabkan suhu udara dan laut meningkat, mempercepat proses pencairan es.
2. Pemanasan yang Dipercepat oleh Aktivitas Manusia
Aktivitas seperti pembakaran bahan bakar fosil, deforestasi, dan polusi industri meningkatkan jumlah gas rumah kaca yang terperangkap di atmosfer sehingga mempercepat pemanasan global yang berdampak langsung pada lapisan es.
3. Feedback Loop Albedo
Es dan salju memiliki kemampuan tinggi untuk memantulkan sinar matahari (albedo). Saat es mencair, area gelap seperti batu atau air laut terbuka yang justru menyerap lebih banyak panas, sehingga mempercepat pencairan lebih lanjut.
4. Perubahan Pola Cuaca
Pemanasan global mengubah pola presipitasi:, yakni beberapa tempat menerima lebih banyak hujan dan kurang salju musim dingin, yang berarti lapisan es tidak lagi terisi kembali dengan cukup salju.
5. Pemanasan Laut
Di wilayah kutub dan laut, air laut yang lebih hangat mengikis es dari bawah, terutama untuk gletser yang berakhir di laut atau danau besar.
Bukti Bahwa Pencairan Semakin Cepat
Studi global menemukan bahwa laju pencairan gletser telah meningkat lebih dari 30% dalam dekade terakhir dibanding periode sebelumnya.
Gletser di banyak wilayah, termasuk Alpen, Alaska, dan Himalaya, terus kehilangan massa es secara signifikan.
Laporan United Nations menyebut seluruh wilayah gletser di dunia mengalami penurunan massa es bersih berturut-turut, menandai tren pencairan terus-menerus.
Ini menunjukkan fenomena pencairan bukan hanya tren sesaat, tapi bagian dari perubahan jangka panjang yang terus meningkat.
Baca Juga: Gunung Es Antartika Pecah
Dampak Pencairan Gunung Es
1. Kenaikan Permukaan Laut
Air dari pencairan gletser berkontribusi pada kenaikan permukaan laut, yang meningkatkan risiko banjir pesisir dan erosi.
2. Sumber Air Bersih Terancam
Banyak sungai besar bergantung pada air gletser di musim kering. Saat es berkurang, pasokan air bersih bisa berkurang drastis terutama di Asia dan Amerika Selatan.
3. Perubahan Ekosistem
Ekosistem pegunungan dan wilayah hilir berubah karena perubahan aliran air, yang mempengaruhi pertanian dan habitat spesies lokal.
Gunung es mencair lebih cepat beberapa tahun terakhir bukanlah kebetulan, tetapi hasil dari pemanasan global yang dipicu oleh aktivitas manusia.
Peningkatan suhu, hilangnya albedo, perubahan curah hujan, dan pemanasan laut semuanya berkontribusi pada percepatan pencairan ini.
Fenomena ini memiliki dampak serius bagi lingkungan, masyarakat, dan masa depan planet kita.
Untuk mencegah dampak terburuk, pengurangan emisi gas rumah kaca dan upaya mitigasi iklim adalah tindakan penting yang harus diambil segera.
Arika Yafi Fawazzain (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









