Akurat

Apa Hubungan Lapisan Ozon dengan Perubahan Iklim? Ini Penjelasan Lengkapnya

Wahyu SK | 29 Desember 2025, 13:36 WIB
Apa Hubungan Lapisan Ozon dengan Perubahan Iklim? Ini Penjelasan Lengkapnya

AKURAT.CO Lapisan ozon adalah pelindung alami yang berada di stratosfer dan berfungsi menyerap sebagian besar radiasi ultraviolet (UV) berbahaya dari matahari.

Tanpa lapisan ini, kehidupan di Bumi akan menghadapi risiko besar seperti meningkatnya kanker kulit, kerusakan mata, gangguan ekosistem laut, dan penurunan kualitas pertanian.

Namun, dalam beberapa dekade terakhir, lapisan ozon mengalami penipisan akibat aktivitas manusia yang melepaskan berbagai bahan kimia ke atmosfer.

Menipisnya lapisan ozon ternyata tidak hanya berdampak pada kesehatan dan ekosistem, tetapi juga memiliki keterkaitan penting dengan perubahan iklim global.

Banyak orang masih mengira bahwa penipisan ozon dan pemanasan global adalah fenomena yang sama, padahal keduanya memiliki mekanisme berbeda.

Meski begitu, lapisan ozon dan perubahan iklim tetap saling memengaruhi satu sama lain dalam berbagai aspek atmosfer.

Apa yang Menyebabkan Penipisan Lapisan Ozon?

Penipisan ozon terjadi ketika bahan perusak ozon (Ozone Depleting Substances/ODS) seperti CFC, HCFC, Halon, dan senyawa kimia industri lainnya naik ke atmosfer.

Di atmosfer, senyawa ini melepaskan atom klorin dan bromin yang dapat memecah molekul ozon. Ketika banyak molekul ozon yang hancur, kemampuan atmosfer untuk memblokir radiasi UV menjadi lebih lemah.

Penipisan ini lebih parah terjadi di wilayah kutub, terutama Antartika, sehingga membentuk fenomena "lubang ozon."

Meskipun regulasi global sudah diberlakukan untuk mengurangi penggunaan zat berbahaya, proses pemulihan ozon berlangsung sangat lama karena sifat bahan kimia tersebut yang bertahan hingga puluhan tahun di atmosfer.

Hubungan Lapisan Ozon dan Perubahan Iklim

1. Bahan Perusak Ozon Juga Merupakan Gas Rumah Kaca

Banyak zat yang merusak ozon ternyata juga merupakan gas rumah kaca yang mampu memerangkap panas di atmosfer.

Artinya, ketika manusia menggunakan bahan kimia yang merusak ozon, tidak hanya ozon yang rusak, tetapi suhu Bumi juga meningkat akibat efek rumah kaca tambahan.

2. Penipisan Ozon Mengubah Temperatur Stratosfer

Ketika lapisan ozon menipis, lebih sedikit energi matahari yang diserap oleh ozon sehingga stratosfer mengalami pendinginan.

Pendinginan di lapisan atas atmosfer ini dapat mengubah pola sirkulasi udara global. Perubahan sirkulasi ini bisa memengaruhi pola cuaca, arah angin, curah hujan, dan bahkan meningkatkan kejadian cuaca ekstrem di beberapa wilayah.

3. Perubahan Sirkulasi Atmosfer Memengaruhi Iklim Permukaan

Penipisan ozon terutama berdampak besar pada belahan bumi selatan. Perubahan pola angin dan tekanan udara akibat pendinginan stratosfer membuat wilayah Australia, Selandia Baru, Afrika Selatan, hingga sebagian Amerika Selatan mengalami perubahan iklim regional.

Efek ini dapat berupa pergeseran pola hujan, perubahan suhu musiman, dan perubahan arus laut.

4. Radiasi UV Berlebih Mengganggu Ekosistem

Ketika lebih banyak sinar UV mencapai permukaan bumi, ekosistem laut dan darat ikut terdampak. Ekosistem - organisme kecil yang berperan besar dalam siklus karbon dapat menurun populasinya.

Gangguan pada fitoplankton berdampak pada siklus penyerapan CO₂, sehingga berkontribusi pada mempercepat pemanasan global.

Selain itu, radiasi UV berlebih juga dapat merusak tanaman, mengurangi produktivitas pertanian, dan memengaruhi stabilitas ekosistem yang berperan dalam mengatur iklim.

Mengapa Melindungi Ozon Sangat Penting untuk Iklim Masa Depan?

Melindungi lapisan ozon berarti menjaga stabilitas atmosfer. Ketika ozon sehat, suhu stratosfer dan pola sirkulasi udara tetap lebih stabil.

Memulihkan ozon juga berarti mengurangi penggunaan bahan yang memperburuk pemanasan global,

Selain itu, menjaga ozon berarti melindungi ekosistem yang berperan penting dalam mengatur suhu bumi, siklus karbon, dan penyeimbang cuaca.

Upaya pemulihan ozon yang dilakukan dunia melalui berbagai kebijakan internasional telah menunjukkan hasil positif, tetapi prosesnya masih terus berlangsung dan memerlukan kesadaran masyarakat global.

Hubungan antara lapisan ozon dan perubahan iklim bersifat kompleks karena melibatkan interaksi kimia dan dinamika atmosfer.

Penipisan lapisan ozon bukan penyebab utama pemanasan global, tetapi keduanya saling memengaruhi melalui perubahan suhu stratosfer, gangguan sirkulasi udara, dampak radiasi UV, serta peran bahan kimia yang bersifat sebagai gas rumah kaca.

Melindungi lapisan ozon berarti melindungi dari radiasi berbahaya, menjaga kestabilan iklim global, dan mendukung keberlanjutan ekosistem bagi generasi mendatang.

Laporan: Vania Tri Yuniar/magang

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
W
Editor
Wahyu SK