Regulasi Yang Mengatur Petunjuk Teknis Pengelolaan Kinerja Guru dan Kepala Sekolah Tertuang dalam...

AKURAT.CO Pengelolaan kinerja guru dan kepala sekolah merupakan aspek penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.
Regulasi yang mengatur petunjuk teknis pengelolaan kinerja ini bertujuan untuk memastikan bahwa guru dan kepala sekolah dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab mereka dengan efektif dan efisien.
Artikel ini akan membahas regulasi yang mengatur petunjuk teknis pengelolaan kinerja guru dan kepala sekolah, berdasarkan penjelasan dari berbagai jurnal ilmiah khususnya dari situs GTK Kemdikbud.
Dasar Hukum Pengelolaan Kinerja Guru dan Kepala Sekolah
Regulasi yang mengatur petunjuk teknis pengelolaan kinerja guru dan kepala sekolah tertuang dalam beberapa peraturan penting, antara lain:
-
Peraturan Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Nomor 7607/B.B1/HK.03/2023
- Peraturan ini memberikan petunjuk teknis mengenai pengelolaan kinerja guru dan kepala sekolah. Tujuannya adalah untuk meningkatkan profesionalisme dan kinerja guru serta kepala sekolah melalui evaluasi yang sistematis dan berkelanjutan.
-
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara
- Undang-undang ini mengatur tentang pengelolaan kinerja pegawai negeri sipil, termasuk guru dan kepala sekolah, untuk memastikan bahwa mereka dapat memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.
-
Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru
-
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 15 Tahun 2018
- Peraturan ini mengatur tentang pemenuhan beban kerja guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah, yang merupakan bagian dari pengelolaan kinerja mereka.
-
Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 6 Tahun 2022
- Peraturan ini mengatur tentang pengelolaan kinerja pegawai aparatur sipil negara, termasuk guru dan kepala sekolah, untuk memastikan bahwa mereka dapat bekerja dengan efektif dan efisien.
Implementasi Petunjuk Teknis Pengelolaan Kinerja
Implementasi petunjuk teknis pengelolaan kinerja guru dan kepala sekolah melibatkan beberapa langkah penting, antara lain:
-
Penetapan Sasaran Kinerja
- Guru dan kepala sekolah menetapkan sasaran kinerja yang jelas dan terukur, sesuai dengan tugas dan tanggung jawab mereka. Sasaran ini harus disesuaikan dengan tujuan pendidikan nasional dan kebutuhan sekolah.
-
Evaluasi Kinerja
- Evaluasi kinerja dilakukan secara berkala untuk menilai pencapaian sasaran kinerja yang telah ditetapkan. Evaluasi ini melibatkan berbagai indikator kinerja, seperti kualitas pembelajaran, manajemen sekolah, dan kepemimpinan.
-
Pengembangan Profesional
- Berdasarkan hasil evaluasi kinerja, guru dan kepala sekolah diberikan kesempatan untuk mengikuti program pengembangan profesional, seperti pelatihan, workshop, dan seminar. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kompetensi dan kinerja mereka.
-
Pemberian Penghargaan dan Sanksi
- Guru dan kepala sekolah yang mencapai atau melebihi sasaran kinerja diberikan penghargaan sebagai bentuk apresiasi. Sebaliknya, mereka yang tidak mencapai sasaran kinerja diberikan sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Kesimpulan
Regulasi yang mengatur petunjuk teknis pengelolaan kinerja guru dan kepala sekolah tertuang dalam berbagai peraturan yang bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme dan kinerja mereka.
Implementasi petunjuk teknis ini melibatkan penetapan sasaran kinerja, evaluasi kinerja, pengembangan profesional, serta pemberian penghargaan dan sanksi.
Dengan pengelolaan kinerja yang baik, diharapkan kualitas pendidikan di Indonesia dapat terus meningkat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.







