Akurat

Tips Parenting: Begini Cara Membangun Empati dan Karakter Baik pada Anak

Wahyu SK | 1 Desember 2025, 16:15 WIB
Tips Parenting: Begini Cara Membangun Empati dan Karakter Baik pada Anak

AKURAT.CO Sebagai orang tua, tentunya berharap anaknya tumbuh menjadi pribadi yang tidak hanya cerdas secara akademis tetapi juga memiliki kepedulian, kemampuan mengenali emosi, dan kematangan karakter.

Salah satu kunci penting dalam mendukung hal itu adalah mengembangkan rasa empati dan aspek karakter lainnya sejak dini.

Anak yang mampu memahami dan merasakan kondisi orang lain (empati) cenderung memiliki hubungan sosial yang baik, mampu mengelola emosi, dan akan lebih siap menghadapi tantangan hidup.

Sementara itu, aspek karakter seperti pengendalian diri, tanggung jawab, dan kebiasaan positif juga menjadi pondasi kesuksesan jangka panjang. Membangun empati dan karakter tidak hanya "bagus untuk moralitas" tetapi juga menjadi strategis untuk tumbuh kembang anak yang sehat secara sosial, emosional, dan akademis.

Langkah Melatih Empati dan Karakter Anak

1. Ajarkan anak mengenali emosi diri sendiri karena anak akan mampu memahami bagaimana orang lain merasa.

2. Penuhi kebutuhan emosional anak dengan membuat anak merasa dicintai, didengarkan, dihargai.

3. Sebagai orang tua harus memberi contoh empati dan karakter positif misalnya saat ayah membantu tetangga lalu berikan penjelasan kepada anak "Ayah bantu karena tetangga kita butuh, maka kita peduli."

4. Ajak anak memosisikan diri sebagai orang lain seperti jika anak berebut mainan atau menyakiti teman, ajak anak berpikir “Bagaimana jika mainanmu diambil temanmu? Bagaimana perasaanmu?”

5. Libatkan anak dalam kegiatan sosial dan berbagi seperti memilih mainan yang masih layak untuk disumbangkan, mengemas pakaian, atau ikut serta dalam kegiatan bisa melatih anak peduli terhadap orang lain.

6. Ajarkan anak mengelola emosi negatif dengan memberi ruang untuk anak menenangkan diri, lalu bantu anak untuk memahami perasaan emosinya dan cari solusi bersama.

Manfaat Jangka Panjang

Melatih empati dan karakter tidak hanya untuk "anak yang baik" tetapi juga mendukung keberhasilan jangka panjang.

Anak yang peka terhadap perasaan orang lain, mampu bekerja sama, memiliki kontrol diri dan emosi merupakan kompetensi sosial-emosional yang akan dicari di sekolah, kerja, dan kehidupan sosial.

Selain itu, karakter seperti tanggung jawab, empati, sopan santun, berbagi akan membantu anak merasa bahagia secara internal karena hubungan interpersonal mereka sehat dan bermakna.

Tips untuk Orang Tua

1. Jangan hanya berfokus pada prestasi akademis lalu mengabaikan perkembangan sosial-emosional anak.

2. Jangan menuntut "sempurna" dari anak.

3. Jangan memberi contoh yang bertolak belakang seperti mengomel karena anak egois, tetapi orang tua sendiri sering egois.

4. Hindari membandingkan anak dengan anak lain karena akan membuat anak merasa gagal dan mematikan empati karena fokus pada dirinya sendiri.

Menumbuhkan empati dan karakter positif pada anak merupakan investasi jangka panjang yang harus dimulai sejak dini.

Dengan mengajarkan anak mengenali emosi, memenuhi kebutuhan emosionalnya, menjadi teladan, melibatkan anak dalam berbagi, dan membantu anak mengelola emosi, orang tua bisa membimbing anak menjadi pribadi yang peduli, bertanggung jawab, dan bahagia.

Laporan: Marina Yeremin Sindika Sari/magang

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
W
Editor
Wahyu SK