Pengertian SKP Guru: Lengkap dari Pengertian, Penyusunan hingga Manfaat

AKURAT.CO Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) merupakan salah satu instrumen penting dalam manajemen kinerja aparatur sipil negara (ASN), termasuk diantaranya adalah guru.
SKP guru berfungsi sebagai acuan dalam melaksanakan tugasnya dan menilai kinerjanya selama satu tahun.
Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai SKP guru:
Pengertian SKP:
SKP adalah dokumen yang memuat uraian tugas, target kinerja, dan standar kinerja yang harus dicapai oleh guru dalam kurun waktu satu tahun.
SKP disusun berdasarkan Jabatan Fungsional Guru (JFG) dan dijabarkan dari Rencana Kinerja Tahunan (RKT) sekolah.
Tujuan SKP:
- Meningkatkan akuntabilitas dan kinerja guru dalam melaksanakan tugasnya.
- Mewujudkan keselarasan antara tugas dan tanggung jawab guru dengan tujuan sekolah.
- Meningkatkan kualitas pembelajaran dan pelayanan pendidikan kepada siswa.
- Menjadi dasar penilaian kinerja guru yang objektif dan transparan.
Komponen SKP:
- Uraian Tugas: Berisi daftar tugas pokok dan fungsi guru sesuai dengan JFG.
- Target Kinerja: Berisi target yang ingin dicapai oleh guru dalam setiap tugas pokok dan fungsi. Target harus SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, and Time-bound).
- Satuan Kinerja: Berisi satuan yang digunakan untuk mengukur pencapaian target kinerja.
- Standar Kinerja: Berisi kriteria minimal yang harus dicapai oleh guru dalam setiap tugas pokok dan fungsi.
Baca Juga: Bagaimana Praktik Mudah Pengintegrasian SKP ke dalam Platform Merdeka Mengajar?
Penyusunan SKP:
- SKP disusun oleh guru dengan mengacu pada RKT sekolah dan JFG.
- Guru dapat berkonsultasi dengan kepala sekolah atau atasannya dalam menyusun SKP.
Penilaian SKP:
- Penilaian SKP dilakukan oleh atasan langsung guru, yaitu kepala sekolah.
- Penilaian dilakukan secara berkala, biasanya setiap semester.
Manfaat SKP:
- Meningkatkan kinerja guru: SKP membantu guru dalam fokus dan terarah dalam melaksanakan tugasnya.
- Meningkatkan kualitas pembelajaran: SKP mendorong guru untuk meningkatkan kualitas pembelajarannya.
- Meningkatkan akuntabilitas: SKP membuat guru bertanggung jawab atas kinerjanya.
- Meningkatkan profesionalisme: SKP mendorong guru untuk terus belajar dan mengembangkan diri.
Kesimpulan:
SKP merupakan instrumen penting dalam manajemen kinerja guru.
SKP membantu guru dalam melaksanakan tugasnya secara profesional dan akuntabel, serta meningkatkan kualitas pembelajaran dan pelayanan pendidikan kepada siswa.
Tantangan dan Solusi dalam Implementasi SKP:
Meskipun SKP memiliki banyak manfaat, implementasinya di lapangan masih menghadapi beberapa tantangan.
Beberapa contohnya:
- Keterbatasan pemahaman guru tentang SKP: Masih banyak guru yang belum memahami konsep SKP secara menyeluruh, sehingga mengalami kesulitan dalam penyusunan dan penilaiannya.
- Beban kerja guru yang tinggi: Beban kerja guru yang tinggi dapat menyulitkan mereka dalam menyisihkan waktu untuk menyusun dan melaksanakan SKP secara optimal.
- Kurangnya dukungan dari kepala sekolah: Kurangnya dukungan dari kepala sekolah, seperti dalam hal bimbingan dan fasilitasi, dapat menghambat implementasi SKP.
Semoga artikel ini memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai SKP guru dan membantu para guru dalam meningkatkan kinerja mereka!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








