Akurat

Kapolri Listyo Sigit Prabowo Satroni KPK Siang Ini, Ada Apa?

Rahman Sugidiyanto | 4 Desember 2023, 09:45 WIB
Kapolri Listyo Sigit Prabowo Satroni KPK Siang Ini, Ada Apa?

AKURAT.CO Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bakal menyambangi markas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (4/12).

Kabar kedatangan Kapolri sebagaimana disampaikan Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri dalam keterangannya kepada wartawan lagi ini.
 
Ali mengatakan, berdasarkan agenda, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akan datang sekitar pukul 13:00 WIB.
 
 
Kedatangannya untuk menghadiri penandatanganan kerjasama.
 
"Iya acara penandatangan kerjasama KPK-Polri, sama seperti yang sudah dilakukan antara KPK-Kejaksaan beberapa waktu yang lalu," ujar Ali.
 
Pertemuan nanti, kata dia, dilaksanakan secara terbatas.
 
Namun demikian, KPK akan menyiarkan kegiatan tersebut di media milik KPK.
 
Sebelumnya seperti yang telah diberitakan Akurat.co, Sejumlah orang melakukan aksi unjuk rasa bersamaan dengan pemeriksaan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nonaktif Firli Bahuri dalam kasus dugaan suap terhadap mantan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL), di Bareskrim Polri, Jumat (1/12/2023).

Baca Juga: Unjuk Rasa di Mabes Polri, Massa Aksi: Jangan Ada Unsur Adu Domba dalam Kasus Firli Bahuri

Dalam tuntutannya, massa aksi yang menamakan diri Aliansi Mahasiswa dan Rakyat Penegak Hukum (AMARAH) menilai apa yang dialami oleh Firli Bahuri sebagai kriminalisasi dan berharap hal tersebut tidak menyurutkan semangat KPK dalam pemberantasan korupsi.

"Meski Ketua KPK Firli Bahuri dikriminalisasi, namun pemberantasan korupsi tetap jalan dan tidak berhenti. Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pernah mengatakan, menjadi orang nomor satu di lembaga antirasuah berarti juga harus siap dikriminalisasi," ujar orator aksi.

"Besar peluangnya bahwa Firli Bahuri telah dikriminalisasi oleh kelompok kepentingan atau kelompok koruptor yang sakit hati. Bahkan institusi Polri yang pernah membesarkan Firli Bahuri dimanfaatkan dengan menggunakan oknum-oknum Polri yang berkolaborasi untuk mengkriminalisasi Firli Bahuri," tambahnya.

Baca Juga: Firli Bahuri Tak Ditahan, Mahfud Ungkap Tiga Alasannya: Mungkin Polisi Enggak Khawatir Tersangka Lari

Untuk itu, tutur masa aksi meminta kepada aparat hukum dalam hal ini kepolisian antara lain agar tidak melakukan kriminalisasi terhadap Firli Bahuri, mengusut oknum-oknum Polri yang terlibat dalam kriminalisasi Firli Bahuri dan meminta semua pihak agar tidak ada adu domba dalam upaya penegakan hukum dan keadilan dalam dugaan kasus tersebut.

"Jangan jadikan Polri alat kepentingan, Jangan jadikan Polri sebagai Politik Hukum kepentingan perorangan atau kelompok," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.