DPR Soroti WNI Militer AS: Bukan Pilihan Karier, Tapi Isu Kedaulatan Negara

AKURAT.CO Media sosial digegerkan oleh berita seorang Warga Negara Indonesia (WNI) yang bergabung dengan militer Amerika Serikat (AS).
Menanggapi hal ini, Anggota Komisi I DPR RI, Amelia Anggraini, menegaskan bahwa langkah tersebut bukan sekadar pilihan karier pribadi, tetapi bersinggungan langsung dengan hukum dan kedaulatan negara.
“Negara menghormati hak warga negara untuk bekerja dan mencari penghidupan, namun dalam konteks militer, terdapat batasan tegas karena menyangkut loyalitas, sumpah kewarganegaraan, serta implikasi langsung terhadap keamanan nasional dan posisi politik luar negeri Indonesia,” jelas Amelia, Jumat (23/1/2026).
Ia menekankan bahwa Undang-Undang Kewarganegaraan Indonesia mengatur dengan jelas bahwa keterlibatan WNI dalam dinas militer asing tanpa izin dapat berimplikasi pada hilangnya status kewarganegaraan.
Karena itu, negara berkewajiban menegakkan hukum dan mencegah aktivitas yang berpotensi menimbulkan risiko strategis, termasuk keterlibatan WNI dalam konflik bersenjata di luar negeri.
Baca Juga: LPS Tahan Suku Bunga Simpanan di 3,5 Persen, Dorong Pertumbuhan Ekonomi
“Isu ini bukan sekadar persoalan individual, tetapi menyangkut kedaulatan, citra Indonesia di mata internasional, dan komitmen terhadap prinsip politik luar negeri bebas dan aktif. Koordinasi lintas kementerian, terutama antara Kemhan, Kemlu, TNI, dan aparat penegak hukum, harus diperkuat,” tegasnya.
Amelia juga mendorong pemerintah melakukan pendekatan preventif melalui edukasi, pengawasan, dan peningkatan kesejahteraan, agar warga negara tidak terdorong bergabung dengan militer asing karena faktor ekonomi, disinformasi, atau romantisasi konflik.
“Kebijakan harus tegas, adil, dan berorientasi pada kepentingan nasional jangka panjang,” tambahnya.
Kasus ini mencuat setelah WNI perempuan, Kezia Syifa, memutuskan bergabung dengan Army National Guard di Maryland, AS.
Sebuah video yang diunggah akun Instagram @bunda_kesidaa menampilkan momen keluarganya mengantarkan Syifa di bandara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










