Akurat

Ketua MPR China Tiba di Indonesia, Bakal Dijamu Prabowo di Istana Besok

Siti Nur Azzura | 3 Desember 2025, 23:06 WIB
Ketua MPR China Tiba di Indonesia, Bakal Dijamu Prabowo di Istana Besok

AKURAT.CO Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Rakyat China (RRC), Wang Huning, tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. 

Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan strategis dan kerja sama bilateral antara Indonesia-China, khususnya di bidang diplomasi parlemen dan pembangunan kemitraan masa depan.

Setiba di bawah tangga pesawat, Wang Huning disambut oleh Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno, Duta Besar RI untuk RRT Djauhari Oratmangun, dan Duta Besar RRC untuk Indonesia Wang Lutong. Suasana penyambutan berlangsung hangat dan penuh persahabatan, mencerminkan eratnya ikatan kedua negara.

Baca Juga: Bappenas: Indonesia Bisa Geser China, Jadi Pemilik Geopark Terbanyak

Pasukan jajar kehormatan turut memberikan penghormatan resmi, mengiringi langkah Wang Huning hingga menuju kendaraan resmi. Upacara penyambutan ini menunjukkan penghargaan Indonesia terhadap kunjungan pemimpin tinggi lembaga legislatif China.

Dalam kunjungan resmi yang berlangsung hingga 4 Desember 2025, Wang Huning akan melaksanakan serangkaian agenda penting. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menerima kunjungan kehormatan di Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis, 4 Desember 2025.

Baca Juga: Industri Pengolahan Melesat, Ekspor RI ke China Tembus USD52,4 M

Selain itu, Ketua MPR RRT juga akan berkunjung ke kompleks parlemen di Senayan untuk bertemu pimpinan MPR RI, DPR RI, dan DPD RI. 

Pertemuan tersebut akan menjadi ruang dialog strategis mengenai penguatan hubungan antarlembaga legislatif, perluasan kerja sama kemitraan ekonomi dan sosial budaya, serta peluang kolaborasi dalam isu kawasan dan global.

Kunjungan ini menegaskan komitmen kedua negara untuk membangun kemitraan masa depan yang saling menguntungkan, sejalan dengan visi stabilitas kawasan dan kesejahteraan rakyat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.