Akurat

Mantan SPG Jadi Personel Dapur MBG: Program Ini Angkat Pekerja yang Tadinya Menganggur

Ahada Ramadhana | 1 Oktober 2025, 21:34 WIB
Mantan SPG Jadi Personel Dapur MBG: Program Ini Angkat Pekerja yang Tadinya Menganggur

AKURAT.CO Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya menghadirkan asupan bernutrisi bagi anak-anak, ibu hamil dan ibu menyusui tetapi juga membuka peluang kerja bagi warga sekitar dapur.

Di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Khusus Palmerah, Jakarta Barat, misalnya, sekitar 40 orang kini bekerja di dapur MBG. Mereka terdiri dari sembilan juru masak, sembilan juru porsi, 16 pencuci ompreng, satu petugas kebersihan, empat pengemudi dan satu petugas keamanan.

Niki, salah seorang pekerja di SPPG Palmerah, mengaku sangat terbantu dengan adanya lapangan kerja baru dari program MBG.

Baca Juga: IFSR Luncurkan Trisula Pemantauan MBG, dari Website Review hingga Pemanfaatan CCTV AI

Ia sempat menganggur setelah kontraknya sebagai sales promotion girl (SPG) di toko pakaian habis. Kini, ia mendapat kesempatan kembali bekerja sekaligus menjadi tulang punggung keluarga.

"Saya dulu SPG di toko pakaian. Karena kontraknya habis, saya ditawari kerja di sini kan. Senanglah pastinya, suasana kerjanya juga asyik," tutur Niki, yang kini bertugas sebagai juru porsi.

Baginya, program MBG bukan hanya memberi penghasilan tetapi juga rasa bangga karena bisa ikut menyediakan makanan sehat untuk anak-anak dan ibu-ibu.

Baca Juga: Menkes Beberkan Penyebab Keracunan MBG: Bakteri, Virus hingga Zat Kimia Berbahaya

"Semoga saja berkelanjutan dari tahun ke tahun. Ini membantu banget buat pekerja yang tadinya nganggur. Karena jujur saja, cari kerja di Jakarta susah," ungkap Niki.

Menurut Niki, manfaat dari program MBG juga langsung dirasakan masyarakat.

"Ini membantu perekonomian pastinya. Mungkin buat yang duitnya kurang dengan anaknya dapat makan gratis di sekolah kan jadi lebih irit. Uangnya bisa dipakai untuk keperluan lain," jelasnya.

Baca Juga: Berkat MBG, UMKM Pemasok Ikan di Tangsel Makin Moncer Tambah Karyawan

Manfaat program MBG juga dirasakan langsung oleh para siswa.

Siswa Kelas 12 SMKN 17 Jakarta, Zakaria Judipa, menuturkan, orang tuanya sangat gembira saat ia bercerita sudah mendapatkan MBG di sekolah.

"Makan Bergizi Gratis ini sangat membantu karena mereka tidak perlu mengeluarkan biaya lebih untuk membawakan bekal untuk saya. Terus ini juga membantu menghemat uang jajan," jelasnya.

Baca Juga: Prabowo Kebut Perbaikan MBG

Febi Zahara, siswi kelas 12 di sekolah yang sama, turut merasakan hal serupa. Sebelum ada MBG, ia jarang membawa bekal karena ibunya sibuk mengurus adiknya yang masih kecil.

"Mama saya bahagia sekali saat saya cerita kalau di sekolah sudah ada makan bergizi gratis. Jadi mama saya tidak perlu repot-repot lagi nyediain bekal untuk saya," katanya.

Menurut Febi, menu MBG juga jauh lebih bernutrisi dibanding bekal dari rumah.

Baca Juga: Perpres Tata Kelola MBG Segera Terbit, BGN Perketat Standar Keamanan Pangan

"Kalau bekal dari rumah kan paling cuma nasi sama lauk saja. Kalau MBG bisa empat sehat lima sempurna," selorohnya sambil tersenyum.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
W
Editor
Wahyu SK