Akurat

Jumlah TPS di Luar Negeri Berkurang, KPU Ubah Format Pemilihan

Citra Puspitaningrum | 28 Desember 2023, 15:43 WIB
Jumlah TPS di Luar Negeri Berkurang, KPU Ubah Format Pemilihan

AKURAT.CO KPU Mengubah format pemilihan di luar negeri karena berkurangnya jumlah TPS. Pengubahan format diyakini tidak mengurangi jumlah daftar pemilih tetap di luar negeri yakni 1.759.474 orang.

Ketua KPU, Hasyim Asy'ari menyebutkan, TPS berkurang karena tidak mendapatkan izin dari pemerintahan setempat. Hal ini tak lepas juga dari dinamika politik lokal seperti di Hong Kong dan Taiwan.

"Metode TPS-LN menjadi 807, berarti mengalami penurunan jumlah TPS," kata Hasyim, dalam rapat pleno terbuka perubahan pemilihan luar negeri, di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta, Kamis (28/12/2023).

Baca Juga: Surat Suara di Taipei Tercoblos, Bawaslu Periksa PPLN

TPS-LN berkurang 21 menjadi 807 yang tersebar pada empat wilayah Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) antara lain PPLN Praha, PPLN Makau dan Hong Kong, PPLN Frankfurt, dan PPLN New York. Mulanya, KPU mengalokasikan 828 TPS LN pada 128 PPLN.

"Mengalami penurunan jumlah TPS layanan penggunaan TPS karena situasi lokal yang tidak memungkinkan, seperti tadi di Hong Kong," kata Hasyim.

Menyusutnya jumlah TPS mengharuskan KPU menerapkan metode pemilihan lain yang bertambah dari 1.580 menjadi 1.582. Misalnya metode KSK di New York dari 2 KSK menjadi 5 KSK. Namun, ada pengurangan 1 KSK di Praha.

Baca Juga: Upaya KPU Tingkatkan Kualitas Data Pemilih Luar Negeri

"Kemudian metode pos mengalami perubahan bertambah, semula 651 menggunakan metode pos, kemudian kita tetapkan menjadi 686 metode pos," ujarnya.

Hasyim optimistis jumlah DPT pada luar negeri tidak berpengaruh imbas menyusutnya jumlah TPS dan penerapan metode lain pada pemilihan.

Baca Juga: Bawaslu Sebut Kesulitan Awasi Daftar Pemilih Luar Negeri Yang Masuk DPT Pemilu 2024

"Total pemilih kita baik di dalam negeri maupun di luar negeri 204.807.222 dengan komposisi pemilih perempuan 102.588.719 atau 50.09 persen dan pemilih laki-laki 102.218.503 atau 49,91 persen," tuturnya.

Berikut rincian perubahan metode pemilihan di 4 wilayah PPLN dari total 128 wilayah PPLN:

PPLN Praha

- Jumlah total pemilih: 383 Orang

- 211 orang memilih di 1 TPS-LN yang tersedia

- KSK dihapus, dari sebelumnya melayani 46 pemilih

- Pemilih yang memilih menggunakan metode pos berubah dari 126 menjadi 172 orang.

Baca Juga: Kasus Kebocoran Data DPT Jangan Sampai Menguap

PPLN Hong Kong dan Makau

- Jumlah total pemilih: 164.691 orang

- 2.390 orang memilih di 4 TPS-LN yang diizinkan berdiri di Hong Kong, dari awalnya direncanakan 31 TPS-LN berdiri untuk melayani 76.174 orang.

- KSK ditiadakan sedari awal

Baca Juga: Data DPT Bocor, Bawaslu Ogah Disalahkan

- Pemilih yang memilih menggunakan metode pos berubah dari 88.517 menjadi 162.301 orang, dengan perubahan jumlah pos dari 9 menjadi 36 pos.

PPLN New York

- Jumlah total pemilih: 10.961 orang

- 2.352 orang memilih di 5 TPS-LN yang diizinkan berdiri di Hong Kong, dari awalnya hanya diperbolehkan 2 TPS-LN.

- KSK berubah dari hanya berlangsung di 2 wilayah pemilihan menjadi 5 wilayah pemilihan, dengan jumlah pemilih tetap 6.647

Baca Juga: Mahfud Ragukan Kasus Surat Suara di Taipei Tercoblos, Ganjar Minta DPR Panggil KPU

- Pemilih yang memilih menggunakan metode pos tetap sebanyak 1.962 orang, tapi jumlah pos berubah dari 1 menjadi 5 pos.

PPLN Frankfurt

- Jumlah total pemilih: 11.437 orang

- Dari semula 285 menjadi 4.290 orang memilih di 5 TPS-LN yang diizinkan berdiri di Frankfurt, dari awalnya hanya diperbolehkan 1 TPS-LN.

- KSK ditiadakan

- Pemilih yang memilih menggunakan metode pos berubah dari 11.152 menjadi 7.174 orang, tapi jumlah pos berubah dari 1 menjadi 5 pos.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.