Akurat

Kasus Kebocoran Data DPT Jangan Sampai Menguap

Roni Anggara | 13 Desember 2023, 15:49 WIB
Kasus Kebocoran Data DPT Jangan Sampai Menguap

 

AKURAT.CO Kasus kebocoran data DPT jangan sampai menguap. Geger jebolnya data 204 juta pemilih yang diretas harus diungkap secara tuntas, bukan didiamkan.

Komisioner KPU, Betty Epsilon Idroos mengaku hingga kini belum bisa mengonfirmasi apakah peretas Jimbo telah menjebol data DPT. Namun dirinya menegaskan, hingga kini jajaran masih berkoordinasi dengan Polri, BIN, dan BSSN dalam mengungkap kasus tersebut.

"Belum bisa disimpulkan apakah itu data KPU atau bukan, apakah itu data KPU yang bocor atau bukan," kata Betty, kepada wartawan, di Jakarta, Rabu (13/12/2023).

Baca Juga: DPT Bocor, PKS Minta Pimpinan DPR Dorong KPU Perbaiki IT

Menurutnya, belum lama ini KPU, Polri, BSSN dan BIN menggelar rapat koordinasi membahas kasus ini. Polri juga masih melakukan investigasi terkait kebocoran data itu.

"BSSN mitigasi, Mabes Polri melakukan investigasi, sejauh apa bocornya, apakah betul itu bocor atau enggak, dan apa saja yang bisa dilakukan oleh KPU RI," ujarnya.

Dia memastikan sistem KPU sekarang ini lebih kuat, karena peran dari instansi lain seperti BSSN, BIN dan Mabes Polri.

Baca Juga: Bawaslu Buka Potensi Kelalaian Soal Kebocoran Data DPT Pemilu

Dihubungi terpisah, Kabagpenum Divisi Humas Mabes Polri, Kombes Nurul Azizah, tak bisa memberi informasi sudah sejauh mana hasil investigasi Tim Siber Polri dalam menelusuri kasus bobolnya data DPT, termasuk memastikan siapa pelakunya.

"Kami belum terinformasi. Silakan langsung saja ke Divisi Siber," kata Nurul.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.