DPT Bocor, PKS Minta Pimpinan DPR Dorong KPU Perbaiki IT

AKURAT.CO Rapat paripurna DPR diselingi dengan interupsi dari Fraksi PKS. Anggota Fraksi PKS, Sukamta, meminta pimpinan DPR untuk mendorong KPU memperbaiki IT merespons kasus kebocoran data DPT.
Sukamta menyebut, bocornya data DPT pada tahapan kampanye sangat mengkhawatirkan. Malahan, DPR tidak mengetahui perkembangan penanganan kasus tersebut oleh Tim Gugus Tugas yang terdiri atas BSSN, Siber Polri, BIN dan Kominfo.
"Maka mohon pimpinan agar KPU dapat diberikan support, didorong agar membenahi sistem IT nya sehingga, kalau perlu membuat sistem baru yang bebas dari malware dan tidak bisa ditembus lagi oleh hacker," kata Sukamta, dalam ruang rapat paripurna DPR, Jakarta, Selasa (5/12/2023).
Baca Juga: Bawaslu Buka Potensi Kelalaian Soal Kebocoran Data DPT Pemilu
Dirinya mengingatkan, jebolnya data 204 juta pemilih Indonesia hingga diperjualbelikan merupakan sinyal buruk dalam tahapan Pemilu 2024 yang sedang berjalan ini. Kalau memang jebolnya data akibat ulah hacker maka perlu ada langkah penuntasan yang tidak menggantung.
"Saya tidak bisa membayangkan kalau proses pemilu dan perhitungan hasil pemilu terjadi dan hacker masih menanamkan malware dan masih bisa mengendalikan situs, maka hasil perhitungan proses pemilu bisa dipengaruhi oleh hacker dan bisa mengganggu kredibilitas hasil kerja KPU dan pemilu," tuturnya.
Baca Juga: Data DPT Bocor, Bawaslu Ogah Disalahkan
Dia tidak mau kasus jebolnya data DPT didiamkan karena bisa menciptakan isu-isu yang meragukan legitimasi hasil Pemilu 2024 nantinya.
"Ini sudah masuk masa proses kampanye, situasinya sangat penting dan mendesak untuk terselenggaranya pemilu yang legitimate hasilnya dirasakan dan disepakati, nyaman bersama komponen bangsa," tuturnya.
Pimpinan rapat, Lodewijk F Palulus, mengaku bakal menindaklanjuti Sukamta. "Dicatat dan akan ditindaklanjuti," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








