Menko Airlangga: Ancaman Tarif Trump Tak Ganggu Perdagangan RI

AKURAT.CO Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menegaskan Indonesia tidak khawatir terhadap ancaman Presiden Amerika Serikat, Donald Trump yang berencana mengenakan tarif sebesar 25% bagi negara-negara yang menjalin hubungan perdagangan dengan Iran.
Pernyataan tersebut disampaikan Airlangga di sela kegiatan Road to Jakarta Food Security Summit Jakarta, Selasa (14/1/2026).
Lebih lanjut Airlangga menilai kebijakan tersebut tidak berdampak signifikan terhadap perekonomian nasional.
Baca Juga: Ekspor Ponsel Samsung dari Vietnam Merosot akibat Ketidakpastian Tarif AS
“Tidak ada (kekhawatiran),” kata Airlangga singkat kepada awak media.
Menurut Airlangga, minimnya nilai transaksi perdagangan antara Indonesia dan Iran menjadi alasan utama pemerintah tetap tenang menyikapi ancaman tarif tersebut. Ia menyebut hubungan dagang kedua negara tidak memiliki porsi besar dalam struktur perdagangan Indonesia.
“Kita transaksinya tidak besar,” tegasnya.
Meski demikian, Airlangga tidak merinci angka nilai perdagangan Indonesia-Iran. Ia hanya memastikan bahwa kondisi tersebut tidak akan mengganggu stabilitas perdagangan maupun kebijakan ekonomi nasional.
Baca Juga: Industri Alas Kaki Tertekan Tarif AS, Anggota Komisi VII Minta Pemerintah Segera Bertindak
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump menyampaikan ancaman tarif tersebut melalui unggahan di platform Truth Social. Trump menyebut kebijakan itu akan diberlakukan segera dan bersifat final bagi negara yang tetap berbisnis dengan Iran.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









