Trump Umumkan Cadangan Kripto Nasional AS, Bitcoin hingga Solana Naik Tajam

AKURAT.CO Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump baru saja membuat gebrakan di dunia kripto dengan mengumumkan lima aset digital yang akan dimasukkan ke dalam cadangan strategis baru Amerika Serikat. Pengumuman ini disampaikan melalui media sosialnya di Truth Social pada hari Minggu, yang langsung memicu kenaikan nilai pasar bagi setiap aset yang disebutkan.
Dikutip dari laman reuters, Senin (3/3/2025), menurut pernyataan Trump, perintah eksekutif pada bulan Januari akan menciptakan “stok” mata uang digital yang meliputi Bitcoin, Ether, XRP, Solana, dan Cardano. Trump menegaskan bahwa dua aset utama, Bitcoin (BTC) dan Ether (ETH), akan menjadi inti dari cadangan tersebut.
Reaksi pasar pun langsung terlihat. Bitcoin, sebagai cryptocurrency terbesar berdasarkan nilai pasar, naik lebih dari 10% dan mencapai harga sekitar USD92.459 pada siang hari Minggu. Sementara itu, Ether juga mencatat kenaikan sekitar 11%, berada di kisaran USD2.456.
Pengumuman ini menandakan langkah aktif pemerintah AS dalam berpartisipasi di dunia ekonomi kripto. Federico Brokate, kepala bisnis AS di 21Shares, mengungkapkan bahwa langkah ini bisa mempercepat adopsi institusional, memberikan kejelasan regulasi yang lebih baik, serta mengokohkan posisi AS sebagai pemimpin dalam inovasi aset digital.
Baca Juga: Waduh! Kebijakan Tarif Trump Bikin Bitcoin dan Kripto Terjun Bebas
Namun, tidak semua pihak menyambut baik kehadiran aset digital selain Bitcoin dalam cadangan tersebut. James Butterfill, kepala riset di CoinShares, mengungkapkan keterkejutannya dan menyebutkan bahwa aset-aset tersebut lebih mirip investasi di bidang teknologi, tanpa memperhatikan kualitas fundamental masing-masing.
Dukungan terhadap inisiatif kripto dari Trump semakin terlihat sejak kampanye pemilihan 2024, di mana ia mendapatkan dukungan kuat dari kalangan industri kripto. Presiden ini juga menggelar White House Crypto Summit perdana dan keluarganya bahkan telah meluncurkan koin-koin digital mereka sendiri.
Kebijakan yang ditempuh oleh Trump berbeda jauh dengan era pemerintahan sebelumnya. Di bawah pemerintahan Presiden Biden, regulator sempat melakukan pengetatan untuk melindungi masyarakat dari potensi penipuan dan pencucian uang di sektor kripto.
Sementara itu, Trump telah mendorong perubahan dengan menghentikan beberapa investigasi SEC terhadap perusahaan kripto dan menarik gugatan terhadap Coinbase, bursa kripto terbesar di AS.
Meski begitu, dalam beberapa minggu terakhir, harga cryptocurrency mengalami penurunan tajam. Beberapa aset besar sempat menghapus hampir seluruh kenaikan nilai yang sempat terjadi setelah kemenangan Trump dalam pemilu, sehingga pasar pun menunggu sinyal-sinyal positif selanjutnya.
Baca Juga: Analis Prediksi XRP Bisa Tembus USD320, Pasar Kripto Siap Rebound?
Para analis berpendapat bahwa pasar kripto membutuhkan alasan kuat untuk melanjutkan kenaikannya. Hal tersebut bisa datang dari rencana pemotongan suku bunga oleh Federal Reserve atau adanya kerangka regulasi pro-kripto yang jelas dari pemerintahan Trump.
Selain itu, terdapat laporan dari regulator AS yang menunjukkan bahwa, meski hedge funds masih menjadi pembeli utama aset kripto, bank dan dana kekayaan negara juga mulai menunjukkan minat untuk berinvestasi. Dokumen kuartalan menunjukkan peningkatan alokasi dana ke ETF berbasis harga spot Bitcoin pada kuartal terakhir 2024.
Sementara perdebatan masih berlangsung mengenai apakah pembentukan cadangan ini memerlukan undang-undang khusus dari Kongres, beberapa ahli berpendapat bahwa dana stabilisasi pertukaran milik Departemen Keuangan AS bisa dimanfaatkan untuk tujuan ini.
Bahkan, kelompok kripto yang mendukung Trump sempat mempertimbangkan untuk memasukkan aset kripto yang diperoleh dari hasil penyitaan dalam tindakan penegakan hukum.
Langkah strategis ini, meski menuai berbagai reaksi, menegaskan kembali bahwa dunia kripto terus bergerak cepat dan semakin melebur dengan kebijakan pemerintah. Bagi para investor, momen ini menjadi sinyal untuk terus memantau perkembangan regulasi dan potensi pergerakan pasar di masa depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










