Pemangkasan Bunga The Fed dalam Dilema, Daly Minta Tetap Fleksibel

AKURAT.CO Gubernur Federal Reserve Bank San Francisco, Mary Daly, menegaskan bahwa bank sentral Amerika Serikat (The Fed) perlu tetap membuka peluang pemangkasan suku bunga pada pertemuan Desember mendatang.
Dalam acara Forum Club of the Palm Beaches di Florida mengutip dari laman bloomberg, Daly menyebut langkah pemangkasan suku bunga acuan sebesar 0,25% pada dua bulan terakhir sebagai kebijakan yang “tepat”.
Namun, ia menekankan pentingnya keseimbangan antara pengendalian inflasi dan menjaga ketahanan pasar tenaga kerja.
Baca Juga: IHSG Menguat, Pasar Saham RI Diuntungkan Sinyal Dovish The Fed
“Kami harus menilai setiap data yang masuk dan berpikiran terbuka agar ekonomi tetap menuju soft landing,” ujar Daly.
Meski demikian, komentar Daly memperlihatkan adanya perbedaan pandangan di antara pejabat The Fed. Sebab Ketua The Fed, Jerome Powell sebelumnya menilai bahwa pemangkasan suku bunga lagi pada Desember “belum pasti”.
Pernyataan yang beragam ini memperlihatkan dinamika internal The Fed menjelang akhir tahun, di tengah tekanan inflasi yang belum sepenuhnya reda serta kekhawatiran terhadap melambatnya pertumbuhan ekonomi AS.
Baca Juga: The Fed Digadang Pangkas Suku Bunga, Rupiah Menguat 13 Poin ke Rp16.608
Pasar kini mencermati sinyal-sinyal lanjutan dari pejabat The Fed lainnya sebelum rapat kebijakan bulan depan. Para analis menilai, arah kebijakan moneter berikutnya akan sangat bergantung pada data inflasi dan tenaga kerja yang akan dirilis beberapa pekan ke depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










