Bos The Fed Kirim Nada Hawkish Soal Pemangkasan Suku Bunga di Desember

AKURAT.CO Pasar saham Amerika Serikat mencatat rekor baru setelah Ketua The Fed Jerome Powell menyoroti ketahanan perekonomian AS pada Rabu (4/12/2024).
S&P naik sebesar 0,61% dan Nasdaq menguat 1,24% dengan kedua indeks naik ke level all-time high. Data ADP (Nov) menunjukkan payroll swasta naik 146.000, sedikit di bawah perkiraan sebesar 150.000. ISM Jasa (Nov) turun menjadi 52,1 dari 56 (Okt), namun sinyal perlambatan ini diabaikan.
Powell menyebut perekonomian AS “sangat baik” dan survey Beige Book terbaru juga mencatat pertumbuhan dalam aktivitas ekonomi dan bisnis AS menjadi lebih optimis terhadap prospek permintaan.
Baca Juga: The Fed Sebut Suku Bunga Tak Perlu Turun Jika Pertumbuhan Ekonomi dan Produktivitas Tetap Tinggi
"Hal ini mendorong ekspektasi pasar terhadap penurunan suku bunga pada bulan Desember," tulis riset Eastspring Investment, dikutip Kamis (5/12/2024).
Imbal hasil UST tenor 10 tahun turun 4bps menjadi 4,18%. Di Asia, pasar saham melemah karena pemberlakuan darurat militer di Korea Selatan memicu sentimen risk-off. MSCI Asia Pacific turun sebesar 0,41% dan Kospi Korea Selatan melemah 1,44%.
Nikkei Jepang naik tipis 0,07%. Di China, CSI 300 turun 0,54% setelah data PMI Jasa (Nov) secara tak terduga turun menjadi 51,5 dari 52 di bulan Oktober. Hang Seng Hong Kong turun tipis 0,02%.
IHSG
Sementara pasar finansial Indonesia kembali menguat pada perdagangan kemarin di tengah masuknya kembali dana investor asing ke pasar. IHSG naik sebesar 1,82% ke posisi 7.326,76.
Investor asing mencatat pembelian bersih senilai Rp746,65 miliar dalam pasar saham. Hampir seluruh sektor menguat, dengan sektor Basic Materials memimpin kenaikan.
Nilai tukar Rupiah menguat tipis 0,06% ke level Rp15.937 terhadap dolar AS menjelang pidato Ketua The Fed Jerome Powell. Dalam pasar obligasi, indeks obligasi turun 0,06% dan imbal hasil SBN tenor 10 tahun stabil di level 6,90%,
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










