Second Choice Artinya Apa? Istilah Gen Z yang Lagi Ramai di Sosmed

AKURAT.CO Istilah “second choice” lagi sering berseliweran di kalangan Gen Z di TikTok, X, maupun Instagram.
Tapi, sebenarnya apa sih arti dari “second choice” itu? Yuk, kita kupas makna dan konteks penggunaannya biar enggak salah paham saat nemuin kata ini di obrolan sehari-hari!
Baca Juga: Speechless Artinya Adalah? Inilah Terjemahan dan Istilah Lain dalam Bahasa Inggris yang Populer
Dalam bahasa Inggris, secara harfiah, second choice berarti pilihan kedua. Namun, menurut kamus Gen Z, istilah second choice merujuk pada seseorang yang bukan menjadi pilihan pertama, melainkan hanya menjadi cadangan atau alternatif ketika pilihan pertama tidak berhasil.
Seseorang disebut second choice jika dia hanya dijadikan opsi kedua oleh pasangannya. Misalnya, ketika seseorang lebih memilih orang lain sebagai prioritas utama, namun karena tidak mau kehilangan yang lain, maka seseorang itu tetap mempertahankan hubungannya dengan yang lain sebagai cadangan jika hubungan utamanya gagal.
Enggak hanya dalam konteks hubungan asmara, istilah ini juga berlaku untuk pertemanan, di mana seseorang merasa tidak menjadi prioritas dalam kelompoknya, ketika seseorang itu hanya dihubungi atau dicari ketika teman utamanya sedang tidak bisa menemani.
Baca Juga: Kalender Jawa 2 Juni 2025: Cek Ramalan Rezeki, Karier, Watak, dan Asmara Hari Ini
Menjadi second choice kerap kali menimbulkan perasaan tidak dihargai, kurang bernilai, hingga kecemasan karena merasa bukan prioritas utama. Hal ini bisa berdampak negatif pada kepercayaan diri dan kenyamanan dalam sebuah hubungan maupun pertemanan.
Hal tersebut turut memengaruhi cara seseorang membangun hubungan di masa depan, karena adanya kekhawatiran akan kembali mengalami situasi yang sama. Kondisi ini membuat seseorang merasa harus selalu membuktikan dirinya layak, padahal dalam relasi yang sehat, setiap orang seharusnya dihargai tanpa syarat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









