Akurat

Ini Keuntungan Dan Risiko Nikah Muda

Eko Krisyanto | 26 September 2023, 13:41 WIB
Ini Keuntungan Dan Risiko Nikah Muda

AKURAT.CO Menikah adalah salah satu tahapan penting dalam kehidupan manusia. Dalam beberapa tahun terakhir, terdapat tren menarik yang semakin berkembang yaitu nikah muda, tepatnya di usia 20-an.

Fenomena ini semakin umum di seluruh dunia, dengan banyak pasangan muda yang memutuskan untuk mengambil langkah besar ini meskipun masih muda.

Keputusan untuk nikah muda adalah langkah berani namun juga memiliki risiko yang perlu diperhatikan. Dalam era di mana pendidikan dan karier sering kali menjadi fokus utama bagi individu muda, pilihan untuk menikah di umur muda memberikan perspektif yang menarik tentang bagaimana generasi muda memandang hubungan dan masa depan mereka.

Baca Juga: Ini Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Nikah Muda, Jangan Buru-buru

Lalu, bagaimana keuntungan dan risiko nikah muda di umur 20-an? Berikut penjelasannya.

Keuntungan dari Nikah Muda 

Menikah di usia muda memberikan pasangan kesempatan untuk tumbuh bersama. Mereka dapat merencanakan masa depan bersama, belajar mengenai kehidupan berumah tangga dan mengatasi tantangan bersama-sama. Ini bisa memperkuat ikatan emosional dan membantu mereka tumbuh sebagai individu maupun pasangan.

Lalu di usia 20-an seseorang memiliki tingkat energi yang tinggi dan keingintahuan yang besar tentang dunia. Pasangan nikah muda dapat menjelajahi hal-hal baru bersama, berpetualang dan merencanakan masa depan dengan semangat yang tinggi.

Menikah di usia muda juga memberikan pasangan waktu yang lebih panjang untuk membangun keluarga. Mereka bisa memiliki anak pada usia yang relatif muda, sehingga memiliki lebih banyak waktu untuk melihat anak-anak mereka tumbuh dan berkembang.

Bahkan, saat seseorang menikah di umur 20-an, mereka memiliki teman hidup yang dapat memberikan dukungan emosional ketika menghadapi tekanan dari pekerjaan, perguruan tinggi, atau perubahan hidup lainnya. Ini dapat membantu mengurangi tingkat stres dan meningkatkan kualitas hidup.

Baca Juga: Nikah Muda lalu Berkarir, Bagaimana Mengurus Anak dengan Baik?

Risiko Nikah Muda

Salah satu risiko utama nikah muda adalah kurangnya kematangan emosional. Pada usia ini banyak orang masih mencari jati diri mereka sendiri, dan proses ini bisa membuat pernikahan lebih sulit dipertahankan.

Tidak jarang juga  pasangan di usia 20-an masih dalam tahap awal karier mereka, yang berarti pendapatan mereka mungkin terbatas. Ini bisa menjadi beban tambahan jika mereka harus mengatasi biaya pernikahan dan membangun kehidupan bersama.

Di beberapa budaya, nikah muda bisa menjadi sumber tekanan dari keluarga dan masyarakat. Pasangan muda mungkin merasa perlu untuk memenuhi harapan orang lain daripada mengikuti impian dan tujuan mereka sendiri.

Selain itu, pasangan yang nikah muda memiliki tingkat perceraian yang lebih tinggi daripada mereka yang menikah di umur yang lebih matang. Ini bisa disebabkan oleh kurangnya pengalaman hidup dan kemampuan untuk mengatasi konflik dengan baik.

Dengan demikian, menikah di usia 20-an memiliki keuntungan dan risiko yang perlu dipertimbangkan dengan cermat. Penting bagi pasangan muda untuk memiliki komunikasi yang baik, mendukung satu sama lain dalam pengembangan pribadi dan bekerja sama untuk mengatasi tantangan yang mungkin muncul.

Keberhasilan nikah muda dapat dicapai jika pasangan memiliki pondasi yang kuat dan tekad untuk tumbuh bersama seiring berjalannya waktu. (Dani Zahra Anjaswari)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
W
Editor
Wahyu SK