Nisfu Syaban 2025 Tanggal Berapa? Simak Amalan yang Bisa Dilakukan

AKURAT.CO Berdasarkan kalender Hijriah yang telah ditetapkan Kementerian Agama, bulan Syaban 1446 H dimulai pada Jumat, 31 Januari 2025.
Dalam tradisi Islam, pertengahan bulan Syaban dianggap sebagai waktu yang istimewa untuk meningkatkan ibadah.
Dikenal sebagai Malam Nisfu Syaban, di mana umat muslim memperbanyak ibadah sebagai bentuk penghormatan.
Momen ini menjadi kesempatan untuk merenungkan kesalahan, memperbaiki diri dan mempersiapkan hati dalam menyambut Bulan Suci Ramadan.
Malam Nisfu Syaban merupakan momen istimewa dalam Islam yang penuh dengan keutamaan dan keberkahan, terutama saat malam tiba.
Umat muslim di berbagai penjuru dunia menyambut malam ini dengan meningkatkan ibadah dan memohon ampunan kepada Allah SWT.
Baca Juga: Menuju Malam Nisfu Syaban: Amalan dan Doa yang Dianjurkan
Pada tahun ini, Malam Nisfu Syaban jatuh pada 15 Syaban 1446 H, yang bertepatan dengan Jumat, 14 Februari 2025. Peringatannya dimulai sejak masuk waktu Maghrib.
Keistimewaan Malam Nisfu Syaban terletak pada keberkahan dan rahmat yang diberikan oleh Allah SWT.
Malam ini menjadi waktu yang penuh makna, di mana umat muslim dianjurkan untuk memperbanyak ibadah dan doa sebagai bentuk pendekatan diri kepada-Nya.
Berikut Merupakan Keutamaan Nisfu Syaban
1. Pintu langit dibuka dan doa dikabulkan
Pada Malam Nisfu Syaban, langit terbuka dan setiap doa memiliki kesempatan besar untuk dikabulkan.
Oleh karena itu, umat muslim dianjurkan untuk memperbanyak ibadah serta melakukan berbagai amal kebaikan di malam yang penuh berkah ini.
Sayyidina Ali RA. meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda:
"Apabila telah tiba Malam Nisfu Syaban, maka berdirilah kamu sekalian pada malamnya dan berpuasalah pada siang harinya, karena pada malam itu Allah SWT turun ke langit dunia ketika Matahari tenggelam hingga terbit fajar, seraya berfirman, Apakah ada orang yang meminta? Maka akan aku beri permintaannya. Apakah ada orang yang meminta ampun? Maka akan aku ampuni. Apakah ada orang yang meminta rezeki? Maka akan aku beri rezeki."
Baca Juga: 5 Keajaiban yang Terjadi di Malam Nisfu Syaban
2. Malam diampuninya dosa
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, Malam Nisfu Syaban adalah malam yang dipenuhi dengan pengampunan dosa.
Umat Islam diberikan kesempatan untuk bertobat dan kembali ke jalan yang benar.
Pada malam ini, Allah SWT disebutkan akan mengampuni hamba-hamba-Nya yang bertobat dengan tulus dan memohon ampunan.
3. Malam diangkatnya amal perbuatan
Menurut buku 32 Faidah Seputar Bulan Syaban karya Syaikh Muhammad Shalih al-Munajjid, Malam Nisfu Syaban adalah waktu di mana amal perbuatan manusia disampaikan kepada Allah SWT.
Karena itu, malam ini menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk meningkatkan ibadah dan mendekatkan diri kepada-Nya.
Para ulama, termasuk Imam al-Ghazali, menganjurkan agar Malam Nisfu Syaban diisi dengan berbagai amalan kebaikan.
Beberapa amalan yang bisa dilakukan antara lain memperbanyak doa, berpuasa, berzikir serta melaksanakan ibadah lainnya agar memperoleh keberkahan dan ridha Allah SWT.
Amalan di Malam Nisfu Syaban
Ada berbagai ibadah yang bisa dilakukan oleh umat Muslim saat Malam Nisfu Syaban, baik di malam maupun siang harinya.
Berikut beberapa amalan yang dapat dikerjakan untuk mendapatkan keberkahan di malam istimewa ini.
Baca Juga: Tak Seperti Lailatul Qadar, Mengapa Nisfu Syaban Tak Dirahasiakan Allah?
1. Memperbanyak doa dan memohon ampunan
Di Malam Nisfu Syaban, umat muslim dianjurkan untuk banyak berdoa dan memohon ampun kepada Allah SWT.
Sebab, pada malam ini Allah SWT membuka pintu ampunan bagi siapa saja yang meminta dengan tulus.
2. Sholat sunnah di malam Nisfu Syaban
Umat muslim dianjurkan untuk melaksanakan sholat sunnah pada Malam Nisfu Syaban.
Namun, yang dimaksud adalah sholat sunnah mutlak, bukan sholat yang dikhususkan hanya untuk malam ini.
3. Membaca Surat Yasin
Setelah Maghrib di Malam Nisfu Syaban, umat muslim dapat membaca Surat Yasin sebagai bagian dari amalan ibadah.
Praktik ini merupakan hasil ijtihad sebagian ulama dan diyakini pertama kali diperkenalkan oleh Syeikh Al-Buni.
4. Puasa di Hari Nisfu Syaban
Puasa Nisfu Syaban dilakukan pada hari ke-15 Bulan Syaban. Meskipun ada perbedaan pendapat mengenai amalan ini, mayoritas ulama menganggapnya sebagai ibadah yang tetap boleh dilakukan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









