Menkeu Siap Cairkan Rp15 M untuk Reaktivasi JKN Otomatis

AKURAT.CO Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan kesiapan pemerintah untuk mencairkan anggaran sebesar Rp15 miliar guna mendukung reaktivasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) otomatis sementara. Anggaran tersebut diusulkan oleh Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin.
Purbaya menyampaikan, secara fiskal anggaran kesehatan masih memadai untuk mengakomodasi kebutuhan tersebut. Karena itu, pencairan dana dinilai tidak akan menjadi kendala berarti bagi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Hal tersebut disampaikan Purbaya saat ditemui usai Rapat Bersama Pimpinan DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin. Ia menegaskan nilai anggaran yang diusulkan relatif kecil dan dapat segera direalisasikan.
Baca Juga: Berapa Lama BPJS Aktif Setelah Bayar Tunggakan 2026? Ini Waktu dan Aturannya!
Namun demikian, pencairan anggaran masih menunggu penyelesaian satu pos anggaran di BPJS Kesehatan yang sebelumnya diberi tanda bintang atau catatan perbaikan oleh Kementerian Keuangan.
Menurut Purbaya, setelah perbaikan administrasi tersebut diselesaikan, BPJS Kesehatan dapat segera mengajukan pencairan anggaran.
Dirinya bahkan membuka kemungkinan dana tersebut cair dalam waktu dekat.
Baca Juga: Mudah! Ini Cara Cek BPJS Kesehatan Masih Aktif atau Tidak Cuma Lewat HP
“Nanti kan BPJS tinggal minta ke saya. Itu masih ada satu anggaran yang masih dibintangi, dia tinggal perbaiki atau tinggal datang ke saya. Mungkin minggu depan juga cair,” ujar Purbaya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










