Akurat

Menkeu Purbaya Siapkan Strategi Gaet Investor Asing Berbagi Teknologi

Andi Syafriadi | 4 November 2025, 08:10 WIB
Menkeu Purbaya Siapkan Strategi Gaet Investor Asing Berbagi Teknologi

AKURAT.CO Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan arah baru kebijakan investasi asing Indonesia. Pemerintah hanya akan membuka ruang bagi investor yang siap melakukan transfer teknologi kepada industri dalam negeri.

“Pasti saya akan cari investor asing yang ada spillover atau mau transfer teknologinya,” ujar Purbaya dalam agenda KSSK di Jakarta, Senin (3/11).

Lebih lanjut dirinya menjelaskan bahwa strategi ini dirancang agar investasi yang masuk tidak hanya membawa modal, tetapi juga pengetahuan dan kemampuan baru yang bisa memperkuat daya saing nasional.

Baca Juga: Menkeu Purbaya: Ekonomi Kita Masih Kuat di Tengah Bayang Risiko Global

Pemerintah akan tetap menjaga sektor-sektor yang telah memiliki teknologi kuat di dalam negeri agar tidak terlalu terbuka.

“Yang kita punya tidak perlu dibuka, tapi yang kita tidak punya teknologinya kita buka. Itu strategi kita ke depan,” tambahnya.

Langkah ini, menurut Purbaya, sejalan dengan ambisi pemerintah mempercepat transformasi ekonomi menuju basis produksi berteknologi tinggi.

"Dengan kolaborasi teknologi dari investor asing, sektor manufaktur dan energi dapat mampu bertumbuh lebih efisien dan bernilai tambah tinggi," paparnya kembali.

Baca Juga: Menkeu Purbaya: Likuiditas Rp200 Triliun Dorong Stabilitas Keuangan di Kuartal III

Selain itu, Purbaya menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kepentingan nasional dan daya tarik investasi. Ia memastikan regulasi ke depan akan memberikan kepastian bagi investor sekaligus melindungi kepentingan ekonomi domestik.

“Investasi tetap kita undang karena penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat,” ucapnya.

Pemerintah juga menyiapkan sejumlah insentif fiskal dan perbaikan iklim usaha agar investor asing berorientasi jangka panjang. Kebijakan ini, menurut Purbaya, akan menjadi salah satu kunci untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di atas 5,5% pada 2025.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.