Akurat

Telegram Akan Moderasi Obrolan Pribadi Setelah Penangkapan CEO

Petrus C. Vianney | 8 September 2024, 18:25 WIB
Telegram Akan Moderasi Obrolan Pribadi Setelah Penangkapan CEO

AKURAT.CO Telegram baru-baru ini mengumumkan perubahan kebijakan terkait moderasi obrolan pribadi. Perusahaan tersebut memperbarui FAQ di situsnya, menghapus pernyataan bahwa obrolan pribadi terlindung dari moderasi.

Langkah ini diambil sekitar dua minggu setelah CEO Telegram, Pavel Durov, ditangkap di Prancis karena diduga membiarkan aktivitas kriminal berlangsung di platform tersebut. Dalam pernyataannya, Durov menyampaikan rencana Telegram untuk meningkatkan moderasi konten.

Ia mengakui bahwa pertumbuhan jumlah pengguna Telegram yang mencapai 950 juta memicu penyalahgunaan platform oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Durov berkomitmen untuk memperbaiki situasi tersebut.

Telegram juga telah melakukan perubahan pada halaman FAQ-nya. Sebelumnya, perusahaan menyatakan tidak memproses permintaan terkait obrolan pribadi.

Dikutip dari Theverge.com, Jumat (6/9/2024), namun, kini pengguna diberi opsi untuk melaporkan konten ilegal melalui fitur 'Laporkan' yang tersedia di aplikasi.

Penangkapan Durov terjadi setelah otoritas Prancis menuduh Telegram digunakan untuk menyebarkan materi ilegal, termasuk pelecehan seksual anak dan perdagangan narkoba.

Tuduhan ini muncul karena dugaan perusahaan menolak bekerja sama dengan penyelidikan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.