Telegram Resmi Hadirkan Fitur Kunci Sandi untuk Login Lebih Aman

AKURAT.CO Telegram akhirnya menambahkan dukungan kunci sandi atau passkey melalui pembaruan terbarunya. Fitur ini membuat pengguna dapat masuk ke akun tanpa perlu kode SMS maupun kata sandi.
Dengan kunci sandi, proses masuk akun menjadi lebih praktis karena memanfaatkan verifikasi biometrik seperti Face ID atau Touch ID. Metode ini juga dinilai lebih aman karena berbasis kriptografi.
Kehadiran fitur tersebut membuat Telegram bergabung dengan deretan aplikasi yang telah mengadopsi standar otentikasi modern. Sebelumnya, Apple dan Google lebih dulu mengumumkan dukungan passkey sejak 2022.
Seiring waktu, semakin banyak platform populer yang beralih ke kunci sandi untuk meningkatkan keamanan akun pengguna. Teknologi ini mengurangi risiko pencurian data akibat kata sandi lemah atau serangan phishing.
Telegram mulai menggulirkan dukungan kunci sandi akhir pekan lalu melalui pembaruan terbaru. Pembaruan yang sama juga membawa fitur pembelian hadiah serta audio di Stories.
Untuk mengaktifkan kunci sandi, pengguna dapat membuka menu Pengaturan lalu masuk ke Privasi dan Keamanan. Selanjutnya, pilih opsi Kunci Sandi untuk memulai proses.
Setelah mengetuk pilihan buat kunci sandi, sistem akan menghasilkan kunci kriptografi unik. Kunci tersebut secara otomatis disimpan di perangkat pengguna, sebagaimana dikutip dari laman resmi Telegram, Selasa (16/12/2025).
Setelah fitur aktif, pengguna bisa masuk ke Telegram menggunakan biometrik tanpa verifikasi tambahan. Telegram juga menyatakan kunci sandi dapat disinkronkan dengan pengelola kata sandi seperti iCloud, Google dan layanan lainnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini







