Akurat

Cara Mudah Mengenali Gambar Deepfake dengan Teknologi AI

Petrus C. Vianney | 12 Mei 2024, 13:18 WIB
Cara Mudah Mengenali Gambar Deepfake dengan Teknologi AI

AKURAT.CO Dalam era di mana pemalsuan AI menjadi masalah besar secara online, mengenali gambar deepfake yang dihasilkan oleh kecerdasan buatan dapat menjadi tantangan.

Deepfakes semakin sering muncul, menampilkan tokoh terkenal seperti Taylor Swift, Donald Trump, hingga Katy Perry di berbagai acara, menyulitkan untuk membedakan antara realitas dan palsu.

Dengan perkembangan teknologi, deepfakes semakin sulit untuk dideteksi. Namun, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk menghindari terjebak oleh deepfakes:

Dikutip dari Apnews.com, Jumat (10/5/2024), berikut cara mendeteksi deepfake:

1. Perhatikan detail yang aneh

Pada tahap awal, deepfakes sering meninggalkan jejak manipulasi yang jelas, seperti tangan dengan enam jari atau kesalahan pada kacamata. Namun, karena AI meningkat, deteksi semakin sulit.

2. Periksa konsistensi

Lihat konsistensi bayangan dan pencahayaan, serta efek penghalusan yang tidak alami pada kulit.

3. Perhatikan wajah

Fokus pada detail wajah seperti tepi yang tajam atau buram, warna kulit yang sesuai dengan bagian tubuh lainnya dan kecocokan gerakan bibir dengan suara audio.

4. Pertimbangkan konteks

Kadang-kadang, konteks bisa menjadi petunjuk. Jika adegan terlihat berlebihan atau tidak realistis, bisa jadi itu deepfake.

Beberapa perusahaan dan peneliti telah mengembangkan alat menggunakan kecerdasan buatan untuk melawan deepfakes, termasuk Norton, Microsoft dan Intel. Namun, beberapa alat ini belum tersedia untuk publik karena alasan keamanan.

Meskipun demikian, para ahli mengingatkan bahwa meskipun teknologi terus berkembang, tidak ada jaminan bahwa metode deteksi saat ini akan tetap efektif di masa depan.

Menemukan deepfakes bisa menjadi tantangan, bahkan bagi yang terlatih. Oleh karena itu, penting untuk tetap waspada dan tidak hanya mengandalkan teknologi untuk mendeteksi pemalsuan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.