Google Beli Perusahaan Energi Rp79,6 Triliun Demi Nyalakan Pusat Data AI

AKURAT.CO Perusahaan induk Google, Alphabet, resmi mengakuisisi Intersect, perusahaan spesialis energi pusat data. Nilai transaksi ini mencapai US$4,75 miliar atau sekitar Rp79,6 triliun.
Inisiatif tersebut diambil untuk memastikan ketersediaan pasokan listrik besar bagi operasional pusat data AI Google. Kebutuhan energi yang terus meningkat menjadi faktor utama di balik akuisisi ini.
Sebelumnya, Alphabet telah menjadi investor di startup berbasis San Francisco tersebut. Intersect juga telah mengantongi pendanaan sekitar US$2,1 miliar atau setara Rp35,2 triliun dari Google dan investor awal lainnya.
Meski telah diakuisisi, Intersect tetap beroperasi secara mandiri setelah transaksi rampung pada paruh pertama tahun depan. Perusahaan ini fokus mengelola pasokan energi untuk pusat data AI Google dan layanan kecerdasan buatan berskala besar.
Tingginya konsumsi listrik pusat data AI belakangan menarik perhatian publik. Sorotan terutama muncul di wilayah sekitar lokasi pembangunan infrastruktur tersebut.
Dikutip dari The Associated Press, Selasa (23/12/2025), Intersect menargetkan efisiensi biaya dengan memperluas sekaligus mendiversifikasi sumber energi. Upaya ini mencakup pengembangan pusat data milik Alphabet di Haskell County, Texas.
Strategi tersebut sejalan dengan pesatnya pertumbuhan bisnis AI Google. Sepanjang tahun ini, saham Alphabet melesat lebih dari 60 persen dan mendongkrak nilai perusahaan hingga sekitar US$1,4 triliun atau sekitar Rp23.485 triliun.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









