Akurat

Bot AI Dituduh Rasis Karena Tolak Kulit Putih, Google Minta Maaf

Petrus C. Vianney | 27 Februari 2024, 12:53 WIB
Bot AI Dituduh Rasis Karena Tolak Kulit Putih, Google Minta Maaf

AKURAT.CO - Google telah meminta maaf setelah merasa malu mengakui bahwa teknologi AI-nya 'meleset' dalam membuat gambar. Perusahaan teknologi raksasa AS tersebut berusaha memperbaiki alat pembuat gambarnya setelah dituduh menolak membuat gambar orang kulit putih meskipun diminta dengan jelas.

Respon tersebut muncul setelah permintaan untuk menggambar para pendiri Amerika yang semuanya kulit putih, tetapi fitur Gemini AI Google malah menyertakan perempuan dan orang-orang dari etnis minoritas.

Namun, hasilnya juga termasuk gambar tentara Nazi Asia dan kulit hitam, serta Viking yang tidak sesuai secara historis.

Dikutip dari Thesun.co.uk, Senin (26/02/2024), Elon Musk, pemilik saingan xAI, mengecam alat Gemini sebagai 'terbangun dan rasis'.

Baca Juga: Google dan Reddit Kerja Sama Hadirkan Pengalaman Navigasi yang Lebih Mudah

Jack Krawczyk dari Gemini Experiences menyatakan bahwa meskipun alat pembuat gambar AI Gemini memiliki manfaat, dalam kasus ini, pencitraannya tidak akurat.

Perusahaan telah berjanji untuk segera memperbaiki masalah tersebut setelah mendapat kritik atas bias yang diduga cenderung ke sayap kiri saat peluncurannya Maret lalu.

Sebagai tanggapan, juru bicara Google mengumumkan bahwa mereka akan menghentikan sementara pembuatan gambar manusia dan merilis versi yang lebih baik dalam waktu dekat.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.