Akurat

Tindak Tegas Produsen dan Pengedar Beras Oplosan

Paskalis Rubedanto | 15 Juli 2025, 12:52 WIB
Tindak Tegas Produsen dan Pengedar Beras Oplosan

AKURAT.CO Pimpinan DPR angkat bicara terkait temuan Satgas Pangan tentang 212 merek beras yang tidak sesuai standar mutu, bahkan diduga hasil oplosan.

Ketua DPR, Puan Maharani, mengatakan, pihaknya mendesak pemerintah segera menyelidiki lebih dalam tentang temuan tersebut agar peredaran beras oplosan tidak berdampak buruk pada masyarakat.

"Pertama, kupas dan selidiki dengan tuntas terkait dengan beras oplosan. Jadi, jangan sampai kemudian terkait dengan beras ini merugikan rakyat," katanya, dalam konferensi pers di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (15/7/2025).

Baca Juga: Warga Jakarta Kena Tipu Beras Oplosan, PSI Dukung Penuh Investigasi PT Food Station

Puan mengaku sudah mendapat laporan tentang penyelidikan perusahaan yang diduga mendistribusikan beras oplosan. Dia pun meminta segera diproses ke ranah hukum.

"Saya melihat sudah dilakukan tindak lanjut terkait dengan beras oplosan ini. Bahwa kalau kemudian ada pihak-pihak yang melakukan hal tersebut harus langsung ditindaklanjuti, diproses secara hukum dan jangan sampai kemudian merugikan rakyat," jelasnya.

Menurut Puan, Komisi IV DPR sebagai mitra Kementerian Pertanian juga akan ikut mengawal temuan tersebut.

Baca Juga: Food Station Tjipinang Jaya Diperiksa Bareskrim Terkait Kasus Beras Oplosan

"DPR tentu saja akan melakukan pengawasan melalui komisi-komisi yang ada di DPR untuk ikut menindak lanjuti terkait dengan hal itu," pungkasnya.

Kementan bersama Satgas Pangan menemukan 212 merek beras yang tidak sesuai standar mutu dalam jumlah fantastis.

Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, mengatakan, praktik oplos dan pengemasan ulang beras menyebabkan kerugian masyarakat hingga mencapai Rp99 triliun per tahun.

Baca Juga: Satgas Pangan Temukan 212 Merek Beras Diduga Oplosan, Ada dari Wilmar hingga Food Station

"Temuan ini sudah kami laporkan kepada Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Jaksa Agung untuk diproses lebih lanjut," ujarnya, dalam keterangan resmi, Senin (14/7/2025).

Empat perusahaan besar kini berada dalam sorotan penyidikan beras oplosan.

Mereka adalah Wilmar Group, PT Food Station Tjipinang Jaya, PT Belitang Panen Raya dan PT Sentosa Utama Lestari (Japfa Group).

Baca Juga: Terbongkar Daftar Merk Beras Diduga Oplosan, Cek Beras Anda!

Perusahaan-perusahaan itu diduga memproduksi mengedarkan beras dalam kemasan yang tidak sesuai regulasi mutu pangan nasional.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.