Bawaslu Awasi Pelibatan Anak dan Kekerasan Perempuan di Sisa Waktu Kampanye Pilkada

AKURAT.CO Bawaslu fokus mengawasi kampanye yang melibatkan anak dan kekerasan terhadap perempuan pada sisa waktu kampanye Pilkada Serentak 2024.
"Dua hal ini yang menjadi fokus utama kami. Bekerja sama dengan Kementerian PPPA dan juga teman-teman KPU, agar dalam kampanye sampai dengan nanti 23 November tidak terjadi hal-hal demikian," jelas Ketua Bawaslu, Rahmat Bagja, dalam keterangannya, Senin (18/11/2024).
Menurutnya, Bawaslu telah memperingatkan pasangan calon kepala daerah dan tim kampanye agar lebih berhati-hati.
"Karena pemilih, setengah lebihnya adalah perempuan, maka bersama-sama untuk kemudian melibatkan perempuan dalam kampanye. Dan juga tidak melakukan hal apapun yang berindikasi kekerasan terhadap perempuan dan anak," ujar Bagja.
Baca Juga: Larangan Pergi ke Luar Negeri Sahbirin Noor Tetap Berlaku
Hingga saat ini terdapat satu atau dua isu terkait kekerasan terhadap perempuan yang dilaporkan kepada Bawaslu, tetapi untuk tindak pidananya masih dikonsultasikan.
"Kalau pidananya sampai sekarang belum ada. Kalau sudah ada pasti kami akan sampaikan ke Sentra Gakkumdu dan juga akan bekerja sama dengan teman-teman Bareskrim Polri untuk perlindungan perempuan dan anak," jelas Bagja.
Ditambahkannya, salah satu laporan kekerasan terhadap perempuan yang diterima Bawaslu adalah mengenai ketidakmampuan perempuan untuk memimpin.
Baca Juga: Kemajuan Diplomasi Ekonomi Indonesia dalam Pertemuan Dunia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









