KPK Terus Usut Korupsi dalam Proyek Pembangunan Jalan di Kaltim

AKURAT.CO Komisi Pemberantasan Korupsi mengembangkan dugaan rasuah dalam pembangunan jalan di Provinsi Kalimantan Timur.
Mantan Kepala Satuan Kerja Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim, Rachmat Fadjar, kembali dijadikan tersangka oleh penyidik.
"(KPK tengah mengusut) tindak pidana korupsi proyek pembangunan jalan di Kalimantan Timur, dengan tersangka RF," kata Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika, dalam keterangannya, Jumat (1/11/2024).
Dia menjelaskan, Rachmat diperiksa penyidik di Rumah Tahanan Klas IIA Samarinda pada Kamis (31/10/2024).
Rachmat diminta menjelaskan soal aliran dana dalam perkara ini.
Baca Juga: Perludem Usulkan UU Pemilu Direvisi Lewat Prolegnas
"Terperiksa diperiksa dan didalami terkait dengan penerimaan uang oleh yang bersangkutan pada proyek pembangunan jalan di Kalimantan Timur dan penerimaan lainnya," jelas Tessa.
Proyek saat itu yakni peningkatan Jalan Simpang Batu-Laburan dengan nilai Rp49,7 miliar, dan preservasi Jalan Kerang-Lolo-Kuaro senilai Rp1,1 miliar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tolak Bertahan di KTM Demi Ducati, Pedro Acosta: Saya Ingin Kalahkan Marc Marquez dengan Senjata yang Sama!
- 2Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 3Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 4Ramalan Shio Minggu Ini 28 September–4 Oktober 2026: Ada yang Makin Sibuk, Ada yang Butuh Me Time
- 5Cek Bansos Tahap 4 Oktober-Desember 2026, Begini Cara Cek Desil dan Status Penerima Pakai NIK
- 6Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026, Tayang Malam Ini!
- 7Ini Profil Hacker yang Bocorkan Data Skandal Pelanggaran Manchester City
- 8Dinyatakan Bersalah di Mayoritas 115 Pelanggaran, Berapa Gelar Man City yang Terancam Dicopot?
- 9Komisaris Sucofindo: Gus Alex Titip Satu Juta Dolar untuk Pansus Haji, Sosok Komsin Disebut Brimob Jujur
- 10Prabowo Perkuat BPJS Kesehatan, Siapkan Tambahan Anggaran Rp20 Triliun






