Akurat

Doa di Hari Arafah yang Disebut dalam Hadis Nabi Muhammad Saw

Fajar Rizky Ramadhan | 5 Juni 2025, 10:53 WIB
Doa di Hari Arafah yang Disebut dalam Hadis Nabi Muhammad Saw

 

AKURAT.CO Hari Arafah, yang jatuh pada tanggal 9 Dzulhijjah, adalah salah satu hari paling mulia dalam Islam. Ia menjadi puncak ibadah haji ketika jutaan jamaah berkumpul di Padang Arafah untuk bermunajat kepada Allah.

Namun keutamaan Hari Arafah tidak hanya untuk mereka yang berhaji, melainkan juga untuk seluruh umat Islam di mana pun berada. Hari ini disebut sebagai hari pengampunan, hari doa dikabulkan, dan hari pembebasan dari api neraka.

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi, Rasulullah Muhammad Saw bersabda:

خَيْرُ الدُّعَاءِ دُعَاءُ يَوْمِ عَرَفَةَ، وَخَيْرُ مَا قُلْتُ أَنَا وَالنَّبِيُّونَ مِنْ قَبْلِي: لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

(HR. at-Tirmidzi no. 3585)

Artinya: Sebaik-baik doa adalah doa pada Hari Arafah. Dan sebaik-baik yang aku dan para nabi sebelumku ucapkan adalah: “Lā ilāha illallāh waḥdahū lā syarīka lah, lahul-mulku wa lahul-ḥamdu wa huwa ‘alā kulli syai’in qadīr.”

Teks doanya dalam bahasa Arab:

لَا إِلَـٰهَ إِلَّا ٱللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ ٱلْمُلْكُ وَلَهُ ٱلْـحَمْدُ، وَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Artinya: Tidak ada Tuhan selain Allah, Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya-lah segala kerajaan dan segala puji. Dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.

 Baca Juga: 5 Teks Khutbah Idul Adha 2025 Paling Populer: Singkat, Ilmiah, dan Sarat Makna

Doa ini bukan sekadar lafaz zikir biasa. Ia adalah pernyataan ketauhidan yang menjadi inti penghambaan manusia kepada Allah.

Rasulullah menyebut doa ini sebagai yang paling utama di Hari Arafah, bukan hanya karena lafaznya yang agung, tetapi juga karena maknanya yang dalam: pengakuan terhadap keesaan, kekuasaan, dan kemuliaan Allah.

Keistimewaan Hari Arafah juga ditegaskan dalam hadis lain yang diriwayatkan oleh Muslim:

مَا مِنْ يَوْمٍ أَكْثَرَ مِنْ أَنْ يُعْتِقَ اللهُ فِيهِ عَبْدًا مِنَ النَّارِ، مِنْ يَوْمِ عَرَفَةَ

(HR. Muslim no. 1348)

Artinya: Tidak ada hari di mana Allah lebih banyak membebaskan hamba dari api neraka daripada Hari Arafah.

Bagi kaum Muslimin yang tidak sedang melaksanakan ibadah haji, berpuasa di Hari Arafah juga memiliki nilai pahala luar biasa. Dalam hadis sahih riwayat Muslim disebutkan bahwa puasa Arafah dapat menghapus dosa selama dua tahun—tahun yang lalu dan tahun yang akan datang.

Baca Juga: Khutbah Idul Adha 2025: Cinta, Kasih Sayang, dan Persatuan

Dengan demikian, Hari Arafah menjadi momentum emas untuk memperbanyak doa, zikir, dan introspeksi diri. Dan di antara semua doa yang bisa diucapkan, kalimat tauhid inilah yang paling utama, sebagaimana yang diwariskan oleh Nabi Muhammad Saw dan para nabi sebelumnya. Sebuah doa pendek, namun mengandung seluruh esensi iman.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.