Profil Hamas, Organisasi Politik Yang Bertekad Menghabisi Israel Di Tanah Palestina

AKURAT.CO - Hamas adalah sebuah organisasi politik dan militer yang beroperasi di wilayah Palestina, khususnya di Jalur Gaza dan Tepi Barat.
Nama Hamas adalah singkatan dari "Harakat al-Muqawama al-Islamiyya" yang dalam bahasa Arab berarti "Gerakan Perlawanan Islam."
Sejak berdiri pada tahun 1987, Hamas telah menjadi salah satu aktor utama dalam konflik Israel-Palestina, dan organisasi ini sering kali dipandang dalam kontroversi.
Baca Juga: 5 Masjid Di Palestina Yang Dihancurkan Israel, Total Keseluruhannya Ada 192 Tempat Ibadah Umat Islam
Sejarah Hamas
Hamas didirikan pada awal Intifada Pertama pada tahun 1987, sebagai gerakan perlawanan terhadap pendudukan Israel dan pendirian negara Palestina.
Awalnya, Hamas fokus pada kegiatan sosial dan kemanusiaan, seperti memberikan bantuan kepada masyarakat yang terkena dampak konflik.
Namun, seiring berjalannya waktu, organisasi ini juga berkembang menjadi entitas politik dan militer yang aktif dalam konflik melawan Israel.
Pada tahun 2006, Hamas memenangkan mayoritas kursi dalam pemilihan legislatif Palestina. Namun, konflik politik antara Hamas dan Fatah, faksi lain yang mengendalikan Tepi Barat, memuncak dalam pertempuran yang mengakibatkan pengambilalihan Jalur Gaza oleh Hamas pada tahun 2007.
Sejak saat itu, Jalur Gaza telah dikuasai oleh Hamas, sementara Tepi Barat tetap di bawah kendali Otoritas Palestina yang dikuasai oleh Fatah.
Baca Juga: Profil Muhammad Amin Al Husaini, Sosok Ulama Palestina Yang Bantu Wujudkan Kemerdekaan Indonesia
Tujuan dan Ideologi
Hamas mendefinisikan dirinya sebagai gerakan perlawanan yang berjuang untuk pembebasan Palestina dari pendudukan Israel.
Mereka memiliki tujuan jangka panjang berupa mendirikan negara Palestina yang merdeka di wilayah yang saat ini diduduki oleh Israel.
Hamas juga memiliki dasar ideologi Islam yang kuat, dan mencita-citakan penerapan hukum Islam di wilayah yang mereka kuasai.
Namun, pendekatan dan taktik Hamas menuai kontroversi. Mereka telah terlibat dalam serangkaian serangan teroris, termasuk serangan bunuh diri dan serangan roket terhadap Israel, yang menyebabkan konfrontasi berdarah di kawasan tersebut.
Israel dan banyak negara Barat telah mengecam Hamas sebagai kelompok teroris.
Hamas Palestina adalah sebuah organisasi politik dan militer yang aktif dalam konflik Israel-Palestina.
Mereka mengejar tujuan pembebasan Palestina dari pendudukan Israel, namun, taktik mereka yang melibatkan serangan teroris telah menimbulkan kontroversi besar.
Bagi sebagian pihak, Hamas adalah kelompok perlawanan. Konflik ini masih menjadi isu yang sangat kompleks dalam politik internasional dan konflik Timur Tengah.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Trump Akui AS Kembali Serang Iran, Sistem Pertahanan Udara Dihancurkan dalam Hitungan Menit
- 2Moto3 Qatar, Hiroshi Aoyama Terima Penalti Veda Ega Pratama, Tegaskan 'Feeling' Pembalap Bagus
- 3Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 4Kalender Jawa 6 November 2026: Weton Jumat Pahing, Wataknya Dikenal Gigih dan Ambisius
- 5Arab Saudi Ikuti Jejak Timnas Indonesia, Batalkan Laga Melawan Yordania
- 6KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 7Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 8Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar









