Bunyi Krucuk Saat Lapar Sering Bikin Malu, Ini Penyebab Sebenarnya

AKURAT.CO Suara “krucuk-krucuk” dari perut kerap muncul di saat yang paling tidak diharapkan ketika ruangan sedang hening, rapat berlangsung serius, atau perut belum sempat diisi sejak pagi.
Meski terdengar sepele, bunyi perut saat lapar sering memicu rasa malu dan menimbulkan pertanyaan: apakah kondisi ini normal, berbahaya, atau justru tanda adanya gangguan pencernaan?
Perut berbunyi ketika lapar merupakan kondisi yang umum terjadi.
Bunyi tersebut muncul karena saluran pencernaan tetap aktif meski tidak ada makanan di dalamnya. Namun, frekuensi dan kerasnya suara perut bisa berbeda-beda pada setiap orang, bergantung pada pola makan, kondisi fisik, dan faktor emosional.
Baca Juga: 5 Olahan Nasi Khas Nusantara yang Bikin Perut Lapar
Apa yang Terjadi Saat Perut Berbunyi?
Perut dan usus tidak pernah benar-benar “diam”. Bahkan ketika tidak ada makanan, organ pencernaan tetap melakukan gerakan teratur yang dikenal sebagai kontraksi pembersihan.
Gerakan ini bertugas menyapu sisa cairan, gas, dan partikel kecil di saluran cerna agar tetap bersih dan siap menerima makanan berikutnya.
Saat perut kosong, ruang di lambung dan usus lebih banyak diisi udara dan cairan. Ketika kontraksi terjadi, perpaduan gerakan otot dan perpindahan gas inilah yang menghasilkan suara khas yang terdengar dari luar.
Penyebab Perut Sering Berbunyi Saat Lapar
Beberapa faktor berikut menjelaskan mengapa suara perut lebih sering muncul saat belum makan:
1. Respons alami tubuh terhadap lapar
Ketika tubuh membutuhkan asupan energi, otak mengirimkan sinyal ke sistem pencernaan untuk bersiap.
Lambung dan usus mulai berkontraksi lebih aktif, meski belum ada makanan yang dicerna. Kondisi ini memicu suara yang terdengar jelas, terutama jika perut kosong cukup lama.
2. Pergerakan gas dan cairan di usus
Gas di saluran cerna bisa berasal dari udara yang tertelan saat makan atau minum, maupun dari proses pencernaan alami. Saat perut kosong, gas ini bergerak lebih bebas dan menghasilkan bunyi yang lebih nyaring.
3. Pola makan yang tidak teratur
Melewatkan waktu makan atau menunda makan terlalu lama membuat lambung berada dalam kondisi kosong lebih lama. Akibatnya, kontraksi pembersihan terjadi lebih sering dan bunyi perut pun lebih mudah terdengar.
4. Konsumsi minuman tertentu
Kopi, teh, minuman bersoda, atau minuman manis dapat merangsang aktivitas lambung. Saat dikonsumsi dalam kondisi perut kosong, efeknya bisa membuat perut lebih aktif dan bunyi lebih terasa.
5. Stres dan kecemasan
Kondisi emosional turut memengaruhi pencernaan. Saat seseorang cemas atau tegang, kerja saraf pencernaan bisa meningkat.
Tidak jarang, perut berbunyi lebih sering ketika seseorang gugup, meski tidak sedang benar-benar lapar.
Apakah Suara Perut Bisa Ditahan?
Pertanyaan ini sering muncul, terutama bagi mereka yang kerap merasa tidak nyaman di situasi publik.
Pada dasarnya, suara perut tidak bisa dihentikan sepenuhnya karena berasal dari aktivitas alami organ dalam. Namun, ada beberapa cara untuk mengurangi kemungkinan bunyi muncul atau memperhalus intensitasnya.
Mengisi perut, meski hanya dengan camilan ringan, dapat membantu meredam suara karena ruang kosong di lambung berkurang.
Minum air putih juga bisa membantu, terutama jika bunyi muncul akibat gas dan cairan yang bergerak di usus.
Selain itu, mengatur napas secara perlahan saat perut mulai berbunyi dapat membantu menenangkan sistem saraf dan mengurangi aktivitas berlebihan pada saluran cerna, terutama jika pemicunya adalah stres.
Kapan Perut Berbunyi Perlu Diwaspadai?
Sebagian besar bunyi perut saat lapar bersifat normal dan tidak berbahaya. Namun, jika suara tersebut disertai keluhan lain seperti nyeri perut hebat, kembung berlebihan, diare berkepanjangan, penurunan berat badan tanpa sebab, atau rasa tidak nyaman yang terus-menerus, kondisi ini sebaiknya tidak diabaikan.
Dalam beberapa kasus, perut yang terlalu sering berbunyi bisa berkaitan dengan gangguan pencernaan tertentu yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.
Cara Mengurangi Perut Berbunyi dalam Aktivitas Sehari-hari
Agar bunyi perut tidak sering muncul dan mengganggu, beberapa langkah sederhana bisa diterapkan:
1. Makan secara teratur dan jangan membiarkan perut kosong terlalu lama
2. Kunyah makanan perlahan untuk mengurangi udara yang tertelan
3. Batasi minuman bersoda atau berkafein saat perut kosong
4. Kelola stres dengan istirahat cukup dan aktivitas relaksasi
5. Sediakan camilan sehat jika aktivitas padat membuat waktu makan sering tertunda
Perut berbunyi saat lapar bukanlah tanda tubuh bermasalah. Sebaliknya, itu menunjukkan bahwa sistem pencernaan bekerja sebagaimana mestinya.
Dengan memahami penyebabnya, rasa khawatir dan malu bisa berkurang, sekaligus membantu kita lebih peka terhadap kebutuhan tubuh sendiri.
Mutiara MY (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









