Diet Sehat untuk Pekerja Shift Malam agar Tubuh Tetap Bugar dan Produktif

AKURAT.CO Bekerja pada shift malam bukan hanya menuntut stamina yang kuat, tetapi juga pola hidup yang berbeda dari kebanyakan orang. Ketika orang lain memulai tidur, pekerja shift justru mulai beraktivitas.
Kondisi ini sering mengganggu ritme sirkadian tubuh yaitu ham biologis yang mengatur rasa kantuk, metabolisme dan hormon.
Akibatnya, banyak pekerja shift malam menghadapi masalah seperti mudah lelah, sulit tidur, peningkatan berat badan hingga gangguan pencernaan.
Salah satu kunci penting untuk mengatasi tantangan tersebut adalah menerapkan pola makan yang tepat.
Diet sehat bagi pekerja shift malam bukan soal mengurangi makan secara ekstrem, tetapi bagaimana mengatur waktu makan, memilih jenis makanan yang tepat serta mengatur porsi agar tubuh tetap kuat sepanjang malam tanpa menimbulkan gangguan kesehatan.
Dengan pola makan yang baik, pekerja shift bisa tetap produktif, berenergi dan terhindar dari risiko penyakit yang umum menyerang mereka.
Prinsip Diet Sehat untuk Pekerja Shift Malam
Untuk menjaga energi dan kesehatan jangka panjang, pola makan pekerja shift malam sebaiknya memperhatikan hal berikut:
1. Utamakan Karbohidrat Kompleks, Protein dan Serat
Makanan seperti nasi merah, roti gandum, tahu, tempe, ikan, ayam, telur, sayuran memberi energi stabil yang tidak cepat naik dan turun.
Nutrisi ini juga membantu tubuh merasa kenyang lebih lama sehingga mengurangi keinginan mengonsumsi makanan tidak sehat saat bekerja.
2. Hindari Makan Berat Menjelang Waktu Tidur
Sistem pencernaan melambat ketika tubuh bersiap tidur atau istirahat, sehingga makan berat dapat menyebabkan kembung, maag, atau rasa panas di dada.
Selain itu, makan berat sebelum tidur dapat mengganggu kualitas tidur dan membuat tubuh bangun dalam keadaan lelah.
3. Cukupi Kebutuhan Cairan
Minum air secara rutin sangat penting untuk menjaga konsentrasi dan mencegah dehidrasi selama shift malam.
Asupan cairan yang cukup juga membantu metabolisme bekerja lebih optimal agar tubuh tetap bugar dan tidak cepat lelah.
4. Batasi Konsumsi Kafein
Kafein memang dapat membantu mengurangi rasa kantuk, tetapi jika dikonsumsi berlebihan dapat menimbulkan jantung berdebar, cemas, dan dehidrasi.
Konsumsi kafein juga sebaiknya dihentikan beberapa jam sebelum tidur karena dapat mengganggu kemampuan tubuh untuk beristirahat.
5. Siapkan Camilan Sehat
Camilan seperti buah, yoghurt, kacang-kacangan, atau roti gandum dapat memberikan energi tanpa membebani pencernaan.
Camilan sehat membantu tubuh tetap aktif dan fokus tanpa harus mengonsumsi makanan tinggi gula atau gorengan.
6. Kurangi Makanan Cepat Saji, Gorengan, Pedas, dan Berlemak Tinggi
Jenis makanan tersebut lebih sulit dicerna, apalagi saat tubuh bekerja di luar ritme biologis alami. Mengonsumsinya saat shift malam dapat memicu perut mulas, asam lambung naik dan meningkatkan risiko penyakit metabolik jika dilakukan terus-menerus.
Tips Praktis agar Pola Makan Lebih Konsisten Saat Bekerja Shift Malam
● Siapkan bekal dari rumah agar tidak tergoda makanan cepat saji
● Biasakan makan di jam yang relatif sama meskipun jadwal shift berubah
● Gunakan botol air minum untuk membiasakan diri minum cukup selama bekerja
● Jangan menjadikan rasa ngantuk sebagai alasan untuk mengonsumsi makanan manis atau minuman energi
● Perhatikan reaksi tubuh. Jika pencernaan tidak nyaman atau tidur terganggu, evaluasi kembali jenis dan waktu makan
Pekerja shift malam membutuhkan pola makan khusus karena tubuh bekerja dalam ritme yang berbeda dari jam biologis alamiah.
Dengan mengonsumsi makanan bernutrisi, memastikan waktu makan teratur, menjaga hidrasi, dan menghindari makanan atau minuman yang mengganggu metabolisme, pekerja shift dapat tetap sehat, bertenaga dan produktif meskipun bekerja pada jam malam.
Langkah sederhana dalam pemilihan makanan bisa memberikan dampak besar bagi kesehatan jangka panjang.
Laporan: Vania Tri Yuniar/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









