Akurat

Apa Itu Etomidate, Zat Obat Keras dalam Kasus Jonathan Frizzy

Kosim Rahman | 25 September 2025, 15:05 WIB
Apa Itu Etomidate, Zat Obat Keras dalam Kasus Jonathan Frizzy

AKURAT.CO Apa itu etomidate menjadi perhatian serius setelah muncul sebagai zat obat keras dalam kasus vape artis Jonathan Frizzy.

Etomidate biasa dipakai dalam dunia medis sebagai anestesi dan sedatif, namun penyalahgunaan melalui vape atau penggunaan non-medis menimbulkan risiko kesehatan yang signifikan menurut penelitian dan jurnal tepercaya.

Definisi Etomidate dan Penggunaan Medisnya

Dikutip dari berbagai sumber, etomidate adalah obat anestesi intravena yang digunakan dalam prosedur induksi anestesi cepat dan sedasi jangka pendek.

Obat ini dipilih karena memiliki efek minimal pada sistem kardiovaskular, sehingga relatif aman untuk pasien yang kondisi jantung atau tekanan darahnya tidak stabil.

Etomidate bekerja dengan meningkatkan aktivitas neurotransmitter GABA (Gamma-Aminobutyric Acid) di sistem saraf pusat.

Dosis umum pada prosedur medis adalah antara 0,2-0,6 mg/kg berat badan, biasanya disuntikkan selama 30-60 detik untuk induksi anestesi.

Baca Juga: Jonathan Frizzy Akui Hidupnya Hancur Imbas Kasus Vape

Pemberian harus dilakukan oleh tenaga kesehatan yang kompeten dalam pengaturan anestesi.

Efek Samping dan Dampak Medis dari Etomidate

Penelitian dan literatur medis menyebut beberapa efek samping yang harus diwaspadai, terutama bila etomidate digunakan tanpa pengawasan atau disalahgunakan:

1. Penekanan fungsi adrenal

Etomidate dapat menekan aktivitas enzim 11-beta-hidroxylase yang berperan dalam sintesis kortisol di kelenjar adrenal.

Suppresi kortisol dapat berlangsung beberapa jam hingga puluhan jam setelah satu dosis, sehingga tubuh mungkin tidak mampu merespon stres dengan baik seperti infeksi atau trauma.

2. Gerakan otot tak terkendali (mioklonus)

Efek seperti kedutan otot (termasuk pada otot mata dan rangka) sering muncul segera setelah injeksi.

3. Gangguan pada sistem pernapasan dan oksigenasi

Penggunaan etomidate bisa menyebabkan hipoventilasi (nafas lambat), apnea sementara, penurunan saturasi oksigen, dan kedewasaan respons tubuh terhadap kondisi hipoksia jika penggunaannya tidak diatur.

4. Risiko kardiovaskular

Meski umumnya stabil, pada beberapa pasien dapat terjadi hipotensi (tekanan darah rendah), sambil bradikardia atau takikardia tergantung respons individu dan kondisi komorbid.

Baca Juga: Saksi Ahli di Sidang Jonathan Frizzy: Etomidate adalah Obat Keras Enggak Ada Izin Edar!

5. Risiko tambahan bila disalahgunakan via vape

Penelitian dan laporan medis menyebutkan bahwa inhalasi atau penggunaan etomidate melalui vape atau liquid ilegal meningkatkan risiko efek sistemik yang tidak terkendali: gangguan kesadaran, infeksi paru, syok, bahkan kegagalan organ.

Jalur pernapasan mempercepat masuknya zat ke dalam tubuh, sehingga efek toksik bisa lebih berat.

Regulasi, Status Hukum dan Perbandingan Internasional

Di Indonesia, berdasarkan Permenkes RI No. 31 Tahun 2023 dan regulasi psikotropika lainnya, etomidate belum dimasukkan dalam daftar psikotropika ataupun narkotika.

Artinya secara hukum belum diklasifikasi sebagai narkoba, meskipun sudah dianggap sebagai obat keras dengan regulasi kesehatan ketat.

Beberapa negara lain sudah mengambil langkah lebih jauh: misalnya Taiwan menaikkan status etomidate menjadi narkotika kategori II.

Ada juga laporan bahwa Singapura mengklasifikasikannya sebagai racun di bawah undang-undang terkait zat berbahaya.

Baca Juga: Jonathan Frizzy Belum Tentu Tahu Isi Itu Ada Obat Kerasnya

Kasus Jonathan Frizzy dan Konteks Penyalahgunaan Etomidate

Dalam kasus Jonathan Frizzy, etomidate ditemukan dalam vape ilegal yang dibongkar pihak berwenang.

Penyalahgunaan ini menimbulkan keprihatinan karena penggunaan zat anestesi melalui inhalasi bukan jalur medis yang dirancang, sehingga banyak efek samping yang potensial lebih berbahaya daripada penggunaan yang dikontrol dunia medis.

Pakar medis memperingatkan bahwa penyalahgunaan etomidate lewat vape dapat menimbulkan kondisi seperti “Rokok Zombie” keadaan bingung, kehilangan kesadaran, tubuh kaku, dan gangguan fungsi organ karena efek sedatif serta supresi adrenal.

Itulah ulasan apa itu etomidate, obat keras dalam kasus Jonathan Frizzy, lengkap dengan definisi medis, efek samping dari jurnal, status hukum, dan risiko apabila disalahgunakan.

Meski etomidate belum diklasifikasikan sebagai narkotika di Indonesia, dampak penyalahgunaannya melalui vape sangat serius dan memerlukan perhatian publik maupun otoritas regulasi.

Baca Juga: Sidang Kasus Vape Obat Keras, Saksi: Jonathan Frizzy Aktor Utama Pembuatan Grup

Semoga fakta-fakta ini membantu masyarakat agar lebih memahami bahaya etomidate dan mendorong pengawasan yang lebih ketat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.