Akurat

Minum Teh Setiap Hari, Aman atau Bahaya untuk Ginjal? Ini Jawaban Ilmiahnya

Eko Krisyanto | 11 Juni 2025, 21:26 WIB
Minum Teh Setiap Hari, Aman atau Bahaya untuk Ginjal? Ini Jawaban Ilmiahnya

AKURAT.CO Minum teh sehari-hari telah menjadi kebiasaan dan gaya hidup jutaan orang di dunia.

Namun, ada kekhawatiran bahwa konsumsi berlebih, terutama teh hitam atau teh tawar beroksalat yang tinggi bisa memberikan tekanan pada ginjal hingga risiko batu ginjal atau bahkan gagal ginjal akut.

Jadi, apakah Minum teh setiap hari aman atau bahaya untuk ginjal? Ini jawaban ilmiahnya.

Baca Juga: Ketua MPR: Sate, Teh Poci, dan Tahu Aci Harus Jadi Identitas Kuat Kota Tegal

Penelitian terbaru dan laporan klinis ini berasal dari dekade terakhir, termasuk studi genetik global dan kasus luar biasa yang dilaporkan sejak 2015.

Data berasal dari studi internasional, seperti UK Biobank dan CKDGen Consortium (Eropa) serta laporan kasus di Amerika Serikat.

Karena teh merupakan salah satu minuman paling populer, memahaminya penting untuk mencegah potensi masalah ginjal, terutama pada mereka yang memiliki kondisi ginjal atau faktor risiko tertentu.

Baca Juga: Profil Pengusaha Teh Botol Sosro Tutup Usia di Umur 96 Tahun, Kronologi Pemakaman hingga Jejak Bisnisnya

Dikutip dari PubMed Central (Rabu, 11/6/2025), studi mendelian randomization pada populasi Eropa menunjukkan bahwa setiap tambahan satu cangkir teh per hari berkaitan dengan penurunan risiko penyakit ginjal kronis (CKD) tahap 3-5 dan peningkatan laju filtrasi glomerulus (eGFR), juga mengurangi albuminuria.

Namun, penelitian kohort lain menemukan konsumsi lebih dari satu cangkir teh per hari dikaitkan dengan penurunan eGFR, diduga akibat efek kafein.

Siapa Terdampak Paling Besar?

Orang sehat: Umumnya aman, bahkan mungkin bermanfaat untuk kesehatan ginjal jika diminum dalam jumlah wajar (1-4 cangkir per hari).

Baca Juga: Studi: Kantong Teh Bisa Lepaskan Jutaan Mikroplastik ke Minuman

Penderita CKD ringan (tahap 1-2): Penelitian pada 2025 menunjukkan konsumsi hingga empat cangkir per hari terkait mortalitas lebih rendah.

Penderita CKD lanjut atau berisiko tinggi (misalnya batu ginjal): Harus berhati-hati, terutama dengan teh hitam atau beroksalat tinggi.

Minum teh setiap hari umumnya aman dan mungkin menguntungkan untuk ginjal, terutama jika jumlahnya secukupnya saja (1-4 cangkir per hari).

Baca Juga: Minum Kopi dan Teh Dapat Kurangi Risiko Kanker Kepala dan Leher, Studi Ungkap Manfaatnya

Namun, ketika dikonsumsi secara berlebihan (terutama teh hitam yang tinggi oksalat) bisa menimbulkan bahaya serius.

Penderita CKD lanjut atau orang dengan risiko tinggi batu ginjal sebaiknya konsultasikan ke dokter.

Laporan: Salsabilla Nur Wahdah/magang

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
W
Editor
Wahyu SK