7 Cara Ampuh Obati Depresi yang Terbukti Efektif

AKURAT.CO Depresi merupakan salah satu gangguan mental yang dapat mengganggu kualitas hidup seseorang. Menurut data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), lebih dari 264 juta orang di dunia mengalami depresi.
Di Indonesia, prevalensi depresi cukup tinggi, dengan sekitar 6% dari penduduk mengalami gangguan ini. Depresi tidak hanya memengaruhi emosi, tetapi juga kesehatan fisik, hubungan sosial, dan kinerja di tempat kerja atau sekolah. Lantas, bagaimana mengobati depresi menurut dokter?
Baca Juga: 6 Cara Tidur Lebih Baik Saat Menghadapi Depresi
Artikel yang dikutip dari website pafipcbadung.org ini akan membahas berbagai cara yang terbukti efektif untuk mengatasi depresi menurut para ahli. Kami juga akan memberikan data, fakta, dan contoh yang dapat membantu kamu untuk memahami lebih dalam mengenai pengobatan depresi. Tidak hanya itu, kamu juga akan menemukan berbagai solusi praktis yang bisa diambil untuk memulai proses penyembuhan.
Mengenal depresi?
Sebelum membahas lebih lanjut mengenai pengobatan depresi, penting untuk memahami apa itu depresi. Depresi adalah gangguan mental yang ditandai dengan perasaan sedih, putus asa, dan kehilangan minat terhadap kegiatan yang biasa dinikmati.
Selain itu, penderita depresi sering mengalami perubahan pola tidur, nafsu makan, dan energi, serta gangguan dalam berkonsentrasi. Gejala ini dapat berlangsung selama beberapa minggu hingga bulan, dan jika tidak ditangani dengan baik, depresi dapat menjadi lebih parah.
Cara mengobati depresi menurut dokter
Berikut adalah tujuh cara yang direkomendasikan oleh dokter untuk mengobati depresi. Setiap metode ini didasarkan pada penelitian ilmiah dan telah terbukti membantu banyak orang dalam proses penyembuhannya.
1. Konsultasi dengan psikolog atau psikiater
Dokter pertama yang akan kamu temui jika mengalami depresi biasanya adalah psikolog atau psikiater.
Psikoterapi, khususnya terapi perilaku kognitif (CBT), merupakan salah satu bentuk terapi yang sering digunakan. Terapi ini membantu kamu untuk mengganti pola pikir negatif menjadi lebih positif dan realistis.
Dalam beberapa kasus, psikiater juga mungkin meresepkan obat antidepresan untuk membantu kamu mengatasi gejala depresi.
2. Menggunakan obat antidepresan
Obat antidepresan dapat membantu mengatur keseimbangan bahan kimia dalam otak yang berperan dalam suasana hati. Obat ini bisa menjadi pilihan bagi kamu yang mengalami depresi berat atau tidak membaik setelah menjalani terapi. Namun, obat ini harus dikonsumsi sesuai dengan resep dokter, karena efek samping yang mungkin terjadi jika tidak diawasi dengan baik.
3. Aktivitas fisik dan olahraga
Penelitian menunjukkan bahwa olahraga dapat meningkatkan mood dan mengurangi gejala depresi.
Aktivitas fisik dapat meningkatkan produksi endorfin, zat kimia otak yang berfungsi sebagai pereda stres dan mood booster. Berolahraga ringan seperti berjalan kaki, bersepeda, atau yoga dapat menjadi langkah awal yang efektif dalam menangani depresi.
4. Pola makan yang sehat
Makanan yang kita konsumsi memiliki dampak besar pada kesehatan mental. Makanan yang kaya akan omega-3, vitamin B, dan magnesium dapat membantu mengurangi gejala depresi. Contoh makanan yang baik untuk otak dan suasana hati adalah ikan salmon, kacang-kacangan, dan sayuran hijau. Menghindari makanan tinggi gula dan kafein juga sangat dianjurkan.
5. Membangun dukungan sosial
Salah satu faktor penyebab depresi adalah rasa kesepian. Oleh karena itu, penting untuk membangun dukungan sosial yang kuat, baik itu keluarga, teman, atau kelompok pendukung.
Berbicara dengan orang yang kamu percayai bisa memberikan kenyamanan dan perspektif baru. Terapi kelompok juga dapat menjadi pilihan untuk mendapatkan dukungan dari sesama yang mengalami masalah serupa.
6. Manajemen stres dan teknik relaksasi
Stres yang berlebihan dapat memperburuk gejala depresi. Oleh karena itu, penting untuk mengelola stres dengan baik.
Teknik relaksasi seperti meditasi, pernapasan dalam, dan mindfulness dapat membantu menenangkan pikiran dan mengurangi kecemasan yang sering menyertai depresi. Kamu bisa mencoba sesi meditasi harian atau mengikuti kelas yoga untuk belajar lebih banyak tentang teknik-teknik relaksasi ini.
7. Tidur yang cukup
Tidur yang cukup sangat penting untuk kesehatan mental. Depresi dapat menyebabkan gangguan tidur, tetapi kurang tidur juga bisa memperburuk depresi.
Pastikan kamu mendapatkan 7-9 jam tidur berkualitas setiap malam. Menjaga rutinitas tidur yang konsisten dan menciptakan lingkungan tidur yang nyaman dapat membantu kamu mendapatkan istirahat yang dibutuhkan tubuh.
Sebagaimana dikutip dari tentangsehat.com bahwa mengobati depresi membutuhkan pendekatan yang holistik dan sesuai dengan kondisi setiap individu.
Bagaimana mengobati depresi menurut dokter adalah melalui kombinasi antara terapi, obat-obatan, perubahan gaya hidup, dan dukungan sosial. Tidak ada solusi instan, tetapi dengan langkah-langkah yang tepat dan dukungan yang tepat, kamu dapat pulih dan kembali menjalani hidup dengan lebih bahagia.
Jika kamu merasa kesulitan untuk mengatasi depresi, jangan ragu untuk mencari bantuan dari profesional.
Baca Juga: Jelang Asian Games, Timnas Panahan Lakukan Meditasi Musik
Ingat, proses penyembuhan memang memerlukan waktu, namun dengan langkah yang tepat, kamu akan lebih siap untuk menghadapi tantangan hidup. Jangan ragu untuk meminta bantuan kesembuhan dimulai dengan langkah pertama.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









