Akurat

Alasan Seseorang Memilih Memendam Masalah daripada Bercerita

Eko Krisyanto | 13 Desember 2025, 07:50 WIB
Alasan Seseorang Memilih Memendam Masalah daripada Bercerita

AKURAT.CO Banyak orang yang merasa tidak nyaman untuk membuka diri saat menghadapi masalah dan memilih untuk memendamnya sendiri.

Tindakan ini sering dianggap sebagai bentuk kekuatan pribadi tetapi sebenarnya bisa menjadi tanda bahwa seseorang sedang berjuang dengan psikologisnya.

Penyebab Seseorang Memilih Memendam Masalah

1. Tidak memiliki orang kepercayaan

Salah satu alasan seseorang memendam masalah yaitu karena tidak memiliki teman dekat atau keluarga yang bisa dipercaya untuk bercerita.

2. Trauma dan pengalaman buruk di masa lalu

Pernah dikhianati atau disalahkan saat mencoba bercerita bisa membuat seseorang trauma untuk membuka diri lagi. Saat seseorang merasa pengalamannya dikecewakan, mereka cenderung menarik diri dan memilih menyimpan segalanya sendiri.

3. Takut di-judge atau dinilai negatif

Sebagian orang takut dianggap lemah atau "berlebihan" jika mengungkapkan apa yang mereka alami. Rasa takut ini sering kali membuat mereka menutup diri demi menjaga citra diri di mata orang lain.

4. Takut membebani orang lain

Sering muncul pemikiran bahwa bercerita hanya akan membuat orang lain merasa terbebani atau tidak bisa membantu.

5. Merasa masalahnya adalah aib

Ada juga yang merasa bahwa masalah yang dihadapinya adalah aib atau sesuatu yang pantang diungkapkan. Rasa malu membuatnya enggan bercerita, meskipun itu sangat membebani batinnya.

6. Takut saran yang diterima justru membingungkan karena tidak semua orang bisa memberi saran yang tepat.

7. Mengandalkan diri sendiri sebagai bentuk kontrol karena beberapa orang merasa mereka lebih mampu menyelesaikan masalah tanpa campur tangan orang lain.

Ciri-ciri Orang yang Memendam Masalah Sendiri

1. Jarang atau tidak pernah bercerita
2. Menarik diri dari sosial
3. Sering cemas dan emosi tidak stabil
4. Gejala fisik akibat tekanan emosional

Risiko jika Terus Memendam Masalah

1. Hubungan keluarga atau pasangan terganggu karena komunikasi tidak berjalan.

2. Isolasi sosial dan perasaan sepi jika seseorang terus menarik diri dari lingkungan.

3. Peningkatan stres dan kecemasan akibat emosi yang tidak tersalurkan secara sehat.

Cara Sehat Menghadapi Emosi dan Masalah

1. Mencari tempat dan orang yang tepat untuk bercerita.
2. Melakukan aktivitas sehat seperti menulis, olahraga, atau terapi kreatif.
3. Pertimbangkan bantuan profesional jika beban batin terasa sangat berat dan memengaruhi keseharian.

Memendam masalah sendiri merupakan reaksi yang umum, tetapi bukan cara terbaik untuk menjaga kesehatan mental.

Memahami akar penyebab dan ciri-cirinya dapat membantu kita atau orang di sekitar kita untuk mengambil langkah yang lebih sehat dalam menghadapi beban hidup.

Selalu ingat, berbagi cerita dengan orang yang tepat dapat membantu meredakan beban yang terasa tidak tertanggung sendirian.

Laporan: Marina Yeremin Sindika Sari/magang

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
W
Editor
Wahyu SK