Akurat

Komitmen PAFI Ambon Tingkatkan Kompetensi Apoteker

Eko Krisyanto | 28 Oktober 2024, 07:38 WIB
Komitmen PAFI Ambon Tingkatkan Kompetensi Apoteker

AKURAT.CO - Apoteker merupakan seseorang yang memiliki pengetahuan luas di bidang kefarmasian khususnya dalam dunia obat-obatan. Apoteker memiliki tanggung jawab dalam penyediaan, penggunaan dan penyimpanan obat dengan benar.

Seorang apoteker juga menjadi kepanjangan tangan dokter untuk menyediakan obat kepada pasien, berikut dengan dosis dan jangka waktu pemakaian. Bagi masyarakat yang ingin mengetahui tentang kandungan dari obat yang digunakan dapat meminta penjelasan dari apoteker.

Perkembangan dunia kesehatan dan kefarmasian yang sangat pesat membutuhkan kehadiran seorang apoteker yang profesional dan menguasai bidangnya. Terlebih masyarakat saat ini semakin kritis sehingga menuntut apoteker untuk dapat menjawab berbagai pertanyaan yang diajukan mengenai aspek kefarmasian atau obat-obatan.

Baca Juga: Cara Memulai Bisnis Apotek yang Menguntungkan Bagi Pemula

Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Ambon memandang pentingnya seorang apoteker untuk terus belajar sehingga dapat mengikuti perkembangan terkini mengenai dunia kefarmasian. Melalui pembelajaran secara berkelanjutan maka apoteker diharapkan dapat mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan yang ada sekaligus menjawab pertanyaan masyarakat.

Untuk mendukung peningkatan kemampuan seorang apoteker, PAFI Ambon (pafiambon.org) telah menyusun program kerja dengan mengadakan kegiatan berupa seminar, workshop dan focus group discussion yang dilakukan secara berkala. Dengan menghadirkan narasumber yang berkompeten dibidangnya, termasuk dari dunia industri farmasi, maka pengetahuan seorang apoteker dapat terus diupgrade.

PAFI Ambon juga menggandeng unsur pemerintahan dalam pelatihan yang diikuti apoteker. Pentingnya dilibatkan unsur pemerintahan ini adalah agar apoteker dapat mengikuti perkembangan terkini dari regulasi yang dikeluarkan pemerintah, sebagai pedoman dalam menjalankan profesinya.

PAFI Ambon juga menggandeng stakeholder lainnya seperti instansi pemerintahan dibidang kesehatan, kalangan rumah sakit, klinik, dokter, industri farmasi dan lainnya agar calon apoteker tengah menjalani pendidikan kefarmasian dapat mengikuti magang di institusi tersebut. Dengan demikian seorang apoteker dapat mengetahui dunia kerja yang sesungguhnya.

Teknologi informasi dan komunikasi saat ini terus berkembang dengan pesat. Penggunaan teknologi digital kini sudah merambah semua bidang, tak terkecuali bidang kefarmasian.

Hal ini menuntut seorang apoteker dapat menguasai teknologi informasi dan komunikasi, khususnya yang berkaitan dengan teknologi digital. Hadirnya digitalisasi ini akan memudahkan masyarakat untuk berinteraksi dengan apoteker dalam mendapatkan layanan kefarmasian dan bagi apoteker, teknologi juga akan menunjang dirinya untuk meningkatkan skill dan wawasan kefarmasian.

Dunia saat ini tengah berkembang dengan cepatnya. Berbagai perubahan terjadi di segala bidang, termasuk bidang kefarmasian, dengan sangat masif. Dibutuhkan kewaspadaan dan kesiapan yang tinggi agar dapat menghadapi tantangan yang muncul sebagai konsekuensi dari perubahan tersebut.

Hal ini disadari oleh PAFI Ambon. Melalui program pelatihan yajg dihadirkan PAFI Ambon, maka diharapkan sumber daya manusia (SDM) apoteker semakin siap menghadapi perubahan dan tantangan yang ada. Dan dengan demikian, apoteker juga dapat menghadapi ketatnya kompetisi dalam dunia kefarmasian.


Tentang PAFI

Keberadaan ahli farmasi Indonesia telah ada sejak Proklamasikan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945. Para ahli farmasi telah berjuang bahu membahu dengan semua golongan masyarakat, untuk melenyapkan penjajahan dari muka bumi Indonesia, serta turut aktif mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan kemudian ikut serta dalam Pembangunan Masyarakat dan Negara.

Oleh karena itu, ahli farmasi Indonesia merupakan salah satu potensi pembangunan yang tidak pernah absen dalam perjuangan pembangunan begara. Sebagai salah satu potensi pembangunan sesuai fungsinya, ahli farmasi Indonesia disamping tugas keseharian, tetap ikut serta mempertinggi taraf kesejahteraan umum, khususnya dibidang kesehatan masyarakat dan farmasi.

Kemudian pada tanggal 13 Februari 1946, di Yogyakarta dibentuklah suatu organisasi yang dinamakan “Persatuan Ahli Farmasi Indonesia “ sebagai wadah untuk menghimpun semua tenaga yang bakti karyanya di bidang farmasi, Persatuan Ahli Farmasi Indonesia selanjutnya disingkat “PAFI.

PAFI dan Pengurus Pusat PAFI berkedudukan di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berasaskan Pancasila,. PAFI adalah organisasi profesi yang bersifat kekaryaan dan pengabdian.

Adapun tujuan PAFI adalah :

  1. Mewujudkan Masyarakat Adil dan Makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945
  2. Mewujudkan Derajat Kesehatan yang Optimal bagi Masyarakat Indonesia.
  3. Mengembangkan dan meningkatkan Pembangunan Farmasi Indonesia
  4. Meningkatkan Kesejahteraan Anggota []

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
A