Akurat

Semakin Bugar Anak, Semakin Kecil Idap Stres dan Depresi

Annisa Fadhilah | 21 Oktober 2024, 15:47 WIB
Semakin Bugar Anak, Semakin Kecil Idap Stres dan Depresi

AKURAT.CO Temuan yang dipublikasikan baru-baru ini dalam jurnal Sports Medicine tersebut menunjukkan bahwa semakin bugar anak-anak, semakin sedikit stres dan depresi yang mereka laporkan saat remaja.

Hal ini terjadi karena anak-anak dengan kesehatan fisik yang lebih baik memiliki harga diri dan ketahanan mental yang lebih baik, kata para peneliti.

Baca Juga: 5 Manfaat Shalat Tarawih bagi Kesehatan Fisik

Para peneliti memeringatkan bahwa anak-anak yang menghabiskan lebih banyak waktu screen time mungkin akan kurang merasakan manfaat kebugaran fisik.

“Seluruh masyarakat harus mendukung pengembangan kebugaran fisik pada anak-anak dan remaja dengan meningkatkan partisipasi aktivitas fisik di sekolah, selama waktu senggang, dan dalam hobi,” Haapala menyimpulkan dalam rilis berita universitas.

Dalam penelitian tersebut, para peneliti mengikuti kebugaran fisik 241 anak Finlandia selama delapan tahun, melacak mereka dari masa kanak-kanak hingga remaja. Tes kebugaran fisik dibandingkan dengan skor kemampuan berpikir dan kesehatan emosional anak-anak.

Anak-anak dengan kebugaran fisik yang baik akan lebih mungkin tumbuh menjadi remaja dengan kesehatan mental dan fungsi otak yang lebih baik, demikian temuan sebuah studi baru-baru ini. 

Baca Juga: 7 Teknik untuk Mengubah Cara Anda Mengelola Depresi

Selain itu, kesehatan kardio (sistem jantung dan pembuluh darah) yang lebih baik di masa kanak-kanak menempatkan tingkat stres dan depresi yang jauh lebih rendah di kalangan remaja, demikian hasil penelitian.

“Hasil penelitian kami seharusnya mendorong para pembuat kebijakan serta orang tua dan wali murid untuk melihat pentingnya kebugaran fisik secara lebih holistik, karena kebugaran fisik yang buruk dapat meningkatkan tantangan kesehatan mental dan merusak keterampilan kognitif yang dibutuhkan untuk belajar,” kata peneliti utama Eero Haapala, seorang dosen senior kedokteran olahraga dan latihan di Universitas Jyvaskyla di Finlandia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.