Racun Uap Rokok Elektrik Picu Eksim pada Kulit Anak

AKURAT.CO Menurut para peneliti, terdapat ilmu pengetahuan yang mendukung anggapan bahwa paparan racun yang dikeluarkan dalam uap rokok elektrik dapat memicu perubahan pada kulit anak.
Penelitian laboratorium sebelumnya telah “menunjukkan peningkatan stres oksidatif pada keratinosit manusia dan model kulit 3 dimensi yang terpapar cairan rokok elektrik dan residu aerosol,” catat mereka. Keratinosit adalah sel yang membentuk sekitar 90% lapisan epidermis luar kulit.
“Kami berhipotesis bahwa paparan rokok elektrik secara langsung dikaitkan dengan respons serupa di antara anak-anak, sehingga meningkatkan risiko dermatitis atopik,” tulis tim Stanford.
Baca Juga: Pengertian, Penyebab Dan Gejala Eksim, Penyakit Kulit Yang Diidap Anak Kedua Atta Halilintar
Studi baru ini mengambil data dari Survei Wawancara Kesehatan Nasional tahun 2014-2018, yang melibatkan sekitar 35.000 rumah tangga. Ini adalah survei tatap muka terhadap keluarga yang dilakukan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS.
Para orang tua ditanyai tentang kasus eksim yang didiagnosis pada anak mereka, ditambah penggunaan rokok elektrik di rumah.
Secara keseluruhan, sekitar 13% anak-anak dalam survei ini memiliki riwayat eksim, hal ini sesuai dengan perkiraan umum.
Namun, anak-anak yang terpapar vaping dari orang tuanya 24% lebih mungkin terkena eksim, dibandingkan dengan mereka yang tidak, menurut temuan tim Honari. Hal ini berlaku meskipun orang tuanya juga merokok di rumah.
Baca Juga: Kurangi Risiko Perokok Konvensional, RELX Tawarkan Solusi Teknologi Vaping
Tim Stanford dengan cepat menunjukkan bahwa penelitian ini tidak dirancang untuk membuktikan sebab-akibat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









