Beda Gula Aren dan Gula Pasir yang Perlu Diketahui

AKURAT.CO Gula merupakan bahan pemanis yang hampir selalu ada di setiap rumah. Namun, tidak semua jenis gula memiliki karakteristik yang sama.
Dua yang paling sering digunakan adalah gula pasir dan gula aren. Meski sama-sama memberikan rasa manis, keduanya memiliki perbedaan dari segi bahan dasar, proses pembuatan, hingga manfaat kesehatannya.
Baca Juga: Gula Aren Mulai Dilirik Startup Sociopreneur Lokal
Asal dan Proses Pembuatan Gula Aren dan Gula Pasir
Perbedaan paling utama terletak pada bahan bakunya
-
Gula pasir dibuat dari tebu yang melalui proses pemurnian dan pengkristalan hingga menghasilkan butiran putih halus. Proses ini membuat sebagian besar kandungan nutrisinya hilang.
-
Gula aren berasal dari nira pohon aren yang dimasak hingga mengental, lalu dicetak menjadi padatan atau serbuk. Karena diolah secara alami tanpa bahan tambahan, kandungan mineralnya tetap terjaga.
Kandungan Nutrisi dalam Gula Aren dan Gula Pasir
Gula aren mengandung berbagai mineral penting seperti kalium, fosfor, zat besi, magnesium, mangan, seng, dan tembaga. Selain itu, gula aren juga memiliki antioksidan alami yang baik bagi tubuh.
Berbeda dengan gula pasir yang sebagian besar hanya mengandung sukrosa murni tanpa nutrisi tambahan. Inilah sebabnya gula pasir sering disebut sebagai empty calorie atau kalori kosong.
Warna, Rasa, dan Aroma yang Membedakan
Dari tampilannya, perbedaan keduanya cukup mudah dikenali.
-
Gula aren berwarna cokelat muda hingga cokelat tua, dengan rasa manis yang lembut dan aroma karamel yang khas.
-
Gula pasir memiliki warna putih bersih dengan rasa manis murni tanpa aroma yang kuat.
Karena karakteristiknya yang unik, gula aren sering digunakan dalam makanan tradisional seperti klepon, cendol, dan minuman kopi susu kekinian, sedangkan gula pasir lebih banyak dipakai untuk kue, roti, dan masakan modern.
Baca Juga: 4 Pemanis Alami Alternatif Pengganti Gula Pasir untuk MPASI
Tekstur dan Penggunaan yang Berbeda
-
Gula aren memiliki tekstur lebih lembut dan mudah meleleh ketika dipanaskan, cocok untuk campuran minuman dan kue basah.
-
Gula pasir berbentuk kristal halus yang keras, lebih pas digunakan untuk kue kering dan minuman panas.
Perbandingan Kalori dan Dampaknya bagi Tubuh
Kedua jenis gula sama-sama mengandung kalori tinggi. Namun, gula aren memiliki indeks glikemik yang sedikit lebih rendah serta kandungan mineral dan antioksidan yang membuatnya dianggap lebih sehat.
Meski begitu, konsumsi berlebihan tetap bisa meningkatkan risiko diabetes dan obesitas, sehingga perlu dikonsumsi dalam jumlah wajar.
Manfaat Gula Aren bagi Kesehatan Tubuh
-
Menjadi Sumber Energi Alami
Gula aren dan gula pasir sama-sama dapat memberikan energi karena kandungan kalorinya. Namun, penderita diabetes tetap harus berhati-hati karena keduanya dapat memengaruhi kadar gula darah. -
Menjaga Kesehatan Tulang dan Gigi
Kandungan mineral seperti kalsium, kalium, dan fosfor dalam gula aren berperan penting dalam menjaga kekuatan tulang dan gigi. -
Melindungi Tubuh dari Radikal Bebas
Gula aren mengandung vitamin B2 (riboflavin) yang memiliki efek antioksidan. Zat ini membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat paparan radikal bebas. -
Mendukung Kesehatan Jantung dan Tekanan Darah
Kandungan kalium dalam gula aren membantu menstabilkan tekanan darah dan menjaga fungsi jantung tetap optimal.
Perbedaan Gula Aren dan Brown Sugar
Meski sama-sama berwarna cokelat, gula aren tidak sama dengan brown sugar.
Brown sugar merupakan gula pasir yang dicampur dengan molases (tetes tebu), sedangkan gula aren murni berasal dari nira pohon aren tanpa campuran bahan kimia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









