Akurat

Rusia Minta AS Hentikan Pengejaran Kapal Tanker Minyak Bella 1 Tujuan Venezuela

Fitra Iskandar | 3 Januari 2026, 09:57 WIB
Rusia Minta AS Hentikan Pengejaran Kapal Tanker Minyak Bella 1 Tujuan Venezuela

AKURAT.CO Rusia secara resmi mengajukan permintaan diplomatik kepada Amerika Serikat agar menghentikan pengejaran kapal tanker minyak Bella 1 yang semula menuju Venezuela. Permintaan tersebut disampaikan kepada Departemen Luar Negeri AS pada malam Tahun Baru, menurut dua sumber yang mengetahui langsung persoalan ini.

Langkah Rusia ini muncul di tengah upaya Amerika Serikat yang terus memburu kapal tanker minyak Bella 1, yang telah menghindari penahanan otoritas AS selama hampir dua pekan. Kapal tersebut sebelumnya terdeteksi berlayar menuju Venezuela, sebelum berbalik arah untuk menghindari penyitaan oleh Penjaga Pantai AS.

Menariknya, tak lama setelah permintaan diplomatik diajukan, kapal Bella 1 tercatat muncul dalam daftar resmi kapal Rusia dengan nama baru. Namun, belum jelas apakah permintaan Rusia ini akan membuat Amerika Serikat menghentikan pengejaran terhadap kapal tanker tersebut.

Menurut data pelayaran yang tersedia untuk publik, kapal tanker Bella 1 saat ini berada di wilayah Samudra Atlantik Utara. Hingga kini, Gedung Putih, Departemen Luar Negeri AS, maupun Kedutaan Besar Rusia di Washington DC belum memberikan tanggapan resmi terkait permintaan tersebut.

Pengejaran terhadap Bella 1 merupakan bagian dari kebijakan keras Amerika Serikat terhadap Venezuela dan Presiden Nicolás Maduro. Pemerintahan Presiden Donald Trump diketahui telah meningkatkan tekanan, mulai dari pengerahan militer di kawasan Karibia hingga serangkaian serangan terhadap kapal-kapal yang dituduh terlibat dalam penyelundupan narkoba.

Sejumlah operasi tersebut dilaporkan menewaskan puluhan orang dan menuai kritik terkait aspek legalitasnya. Kebijakan ini juga memicu sorotan karena dinilai bertentangan dengan janji kampanye Trump untuk mengurangi keterlibatan AS dalam konflik luar negeri.

Selain di laut, Amerika Serikat juga dilaporkan telah melakukan serangan di wilayah Venezuela. CNN sebelumnya mengungkap bahwa CIA melancarkan serangan drone terhadap fasilitas pelabuhan di pesisir Venezuela pada bulan lalu.

Pengejaran kapal tanker minyak Bella 1 dilakukan setelah Trump mengumumkan blokade total terhadap kapal-kapal tanker yang terkena sanksi dan beroperasi menuju atau keluar dari Venezuela. Pada Desember lalu, AS juga menyita dua kapal tanker lainnya.

Penjaga Pantai AS telah memburu Bella 1 sejak 21 Desember, ketika kapal tersebut melakukan manuver berbalik arah di Karibia setelah upaya pencegatan dilakukan. Meski Trump kerap menyatakan kebijakan keras ini bertujuan menghentikan aliran narkoba ke AS, sejumlah pejabat senior Gedung Putih justru mengisyaratkan tujuan lain.

Kepala staf Gedung Putih, Susie Wiles, dalam wawancara dengan Vanity Fair bulan lalu, menyebut bahwa target utama pemerintahan Trump adalah perubahan rezim di Venezuela. Ia bahkan menyatakan Trump ingin terus meningkatkan tekanan hingga Presiden Nicolás Maduro menyerah.

Permintaan Rusia agar AS menghentikan pengejaran kapal tanker minyak Bella 1 kini menambah dimensi diplomatik baru dalam ketegangan antara Washington, Moskow, dan Caracas.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.