Akurat

Ngeri! Serangan Rudal Rusia Menewaskan Sedikitnya 41 Orang dan Menghantam Rumah Sakit Anak di Ukraina

Sulthony Hasanuddin | 9 Juli 2024, 12:01 WIB
Ngeri! Serangan Rudal Rusia Menewaskan Sedikitnya 41 Orang dan Menghantam Rumah Sakit Anak di Ukraina

 

AKURAT.CO Rusia menyerang rumah sakit anak utama di Kyiv dengan rudal pada Senin kemarin dan menghujani kota-kota lain di Ukraina yang menewaskan sedikitnya 41 warga sipil dalam gelombang serangan udara paling mematikan selama berbulan-bulan.

Para orang tua yang menggendong bayi berjalan di jalan di luar rumah sakit, linglung dan terisak-isak setelah serangan udara siang hari yang langka itu.

Jendela-jendela pecah dan panel-panel terlepas, dan ratusan warga Kyiv membantu membersihkan puing-puing.

Baca Juga: Penjelasan BMKG Soal Curah Hujan Meningkat di Musim Kemarau

"Itu menakutkan. Saya tidak bisa bernapas, saya mencoba menutupi (bayi saya). Saya mencoba menutupinya dengan kain ini agar dia bisa bernapas," kata Svitlana Kravchenko (33), dikutip Selasa (9/7/2024).

Presiden Volodymyr Zelenskiy, yang singgah di Polandia sebelum berangkat ke Washington untuk menghadiri pertemuan puncak NATO, menyebutkan jumlah korban tewas mencapai 37 orang, termasuk tiga anak-anak dan lebih dari 170 orang terluka.

Namun jumlah korban dari lokasi serangan di berbagai daerah berjumlah sedikitnya 41 orang.

Menulis di aplikasi perpesanan Telegram, Zelenskiy mengatakan lebih dari 100 bangunan telah rusak, termasuk rumah sakit anak-anak dan pusat bersalin di Kyiv tempat penitipan anak dan pusat bisnis serta rumah-rumah.

Baca Juga: Pasangan K-Pop HyunA dan Yong Jun-Hyung Umumkan Pernikahan Pada Oktober Tahun Ini

"Teroris Rusia harus bertanggung jawab atas hal ini," tulisnya. "Kekhawatiran tidak menghentikan teror. Ucapan belasungkawa bukanlah senjata."

Lebih lanjut, otoritas militer Kyiv mengatakan 27 orang tewas di ibu kota, termasuk tiga anak-anak, dan 82 orang terluka akibat serangan rudal utama dan serangan yang terjadi dua jam kemudian.

Kementerian Dalam Negeri mengatakan kerusakan juga terjadi di kota-kota di bagian tengah Kryvyi Rih dan Dnipro serta dua kota di bagian timur.

Baca Juga: PKS Beri Restu Kaesang Ikut Pilkada 2024 di Jateng Atau Jakarta

Pemerintah mengumumkan hari berkabung pada hari ini untuk salah satu serangan udara terburuk dalam perang tersebut, yang dikatakannya menunjukkan bahwa Ukraina sangat membutuhkan peningkatan pertahanan udaranya dari sekutu Baratnya.

Baca Juga: Jadwal Siaran Langsung Piala Eropa Malam Ini: Spanyol vs Prancis Pukul 02.00 WIB!

Angkatan Udara Ukraina melaporkan pertahanan udara menembak jatuh 30 dari 38 rudal yang menyerang mereka.

Salah satu video daring menunjukkan sebuah rudal jatuh ke arah rumah sakit anak-anak yang diikuti oleh ledakan besar dengan lokasi video diverifikasi dari penanda yang terlihat.

Dinas Keamanan Ukraina mengidentifikasi rudal itu sebagai rudal jelajah Kh-101.

Wali Kota Kyiv, Vitali Klitschko mengatakan serangan itu merupakan salah satu yang terbesar dalam perang tersebut, yang mengakibatkan kerusakan di tujuh distrik kota.

Serangan terjadi sehari sebelum para pemimpin negara-negara NATO memulai pertemuan puncak tiga hari, dengan perang di Ukraina sebagai salah satu fokusnya.

Baca Juga: BPBD DKI Jakarta Imbau Warga di Bantaran Sungai Waspada Banjir

Presiden AS Joe Biden mengatakan bahwa serangan rudal mematikan Moskow di Ukraina, termasuk terhadap rumah sakit anak-anak di Kyiv adalah pengingat mengerikan akan kebrutalan Rusia.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan oleh Gedung Putih, Biden menambahkan bahwa Washington dan sekutu NATO-nya akan mengumumkan langkah-langkah baru untuk memperkuat pertahanan udara Ukraina.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.