Konser Artis Jepang di Shanghai Mendadak Dibatalkan, Diduga Terakit Ketegangan China-Jepang

AKURAT.CO Sejumlah konser dan acara musik Jepang di Shanghai mendadak dibatalkan, bahkan salah satunya dihentikan saat pertunjukan masih berlangsung. Kejadian ini memicu kritik publik dan menjadi sorotan karena terjadi di tengah meningkatnya ketegangan diplomatik antara China dan Jepang.
Penampilan Penyanyi One Piece Mendadak Diberhentikan
Insiden terjadi pada Jumat (tanggal tidak disebutkan), saat Maki Otsuki sedang menyanyikan lagu tema anime One Piece. Konser yang berlangsung di Shanghai tersebut tiba-tiba dihentikan—lampu dan musik dimatikan, lalu penyanyi langsung diarahkan turun panggung oleh kru.
Manajemen Otsuki menyebut pembatalan itu terjadi karena “keadaan yang tidak dapat dihindari”. Mereka menegaskan tidak ada masalah lain selama kegiatan dan pihak panitia maupun kru di lokasi tetap bersikap baik.
Festival tempat Otsuki tampil merupakan acara musik selama tiga hari. Namun setelah insiden tersebut, beberapa agenda berikutnya juga dibatalkan oleh penyelenggara setelah mempertimbangkan “berbagai faktor”. Media Jepang seperti Kyodo News melaporkan pembatalan ini bersifat mendadak.
Konser Ayumi Hamasaki Dibatalkan, Tetap Tampil di Ruang Kosong
Pembatalan konser artis Jepang di Shanghai tidak berhenti di situ. Pada Sabtu, penyanyi pop Ayumi Hamasaki juga mendapat pemberitahuan pembatalan konser dengan alasan force majeure. Walaupun demikian, Hamasaki tetap tampil di hadapan 14.000 kursi kosong sebagai bentuk penghargaan untuk tim dan penggemarnya.
Dalam unggahan Instagram, ia menyatakan bahwa hiburan seharusnya menjadi “jembatan yang menghubungkan manusia, bukan memisahkan”.
Publik Kritik Pembatasan: “Mengapa Menyasar Warga Sendiri?”
Pembatalan konser Jepang di China memicu respons tajam dari warganet kedua negara. Di platform Weibo dan X (Twitter), sebagian pengguna menilai langkah tersebut berlebihan.
“Untuk apa membatasi budaya Jepang tetapi justru merugikan warga sendiri?” tulis salah seorang pengguna Weibo.
Di Jepang, beberapa netizen membandingkan penghentian konser Maki Otsuki dengan momen ketika mantan Presiden Hu Jintao dikeluarkan tiba-tiba dari rapat Partai Komunis China pada 2022. Meme tersebut viral di media sosial.
Duta Besar Amerika Serikat untuk Jepang, George Glass, juga ikut berkomentar melalui X. Ia menyayangkan situasi tersebut dan menyatakan dukungan untuk Otsuki.
Diduga Terkait Ketegangan Diplomatik China–Jepang
Situasi ini terjadi ketika hubungan diplomatik China dan Jepang sedang dalam kondisi tegang. Penyebabnya adalah pernyataan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi yang menyinggung kemungkinan tindakan militer jika China menyerang Taiwan.
China memandang Taiwan sebagai wilayahnya dan tidak menutup kemungkinan penggunaan kekuatan untuk melakukan reunifikasi. Sejak pernyataan tersebut, kedua belah pihak saling melayangkan protes diplomatik.
Ketegangan politik ini juga berdampak pada industri hiburan Jepang. Dua pekan sebelumnya, media pemerintah China mengumumkan penundaan rilis beberapa film anime Jepang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 2Amanda Rigby Umur Berapa? Ini Profil, Pendidikan dan Kariernya
- 3ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 4Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 5Persija Terpaksa Jamu Java United di Bali, Terancam Pengurangan Poin Jika 4 Kali Musafir
- 6Prediksi Skor Sunderland vs AZ Alkmaar 17 September 2026: The Black Cats Bisa Tahan Tim Belanda?
- 7Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 8Kenapa Thailand Ingin Berantas Ikan Nila Hitam? Ini 5 Alasannya
- 9Prabowo Pimpin Sidang DEN di Istana, Instruksikan Persiapan E50 untuk Perkuat Kemandirian Energi
- 10Terungkap di Sidang Korupsi Kuota Haji: Anak Buah Bos Maktour Setor USD10 Ribu ke Pejabat Kemenag








