Akurat

Konser Artis Jepang di Shanghai Mendadak Dibatalkan, Diduga Terakit Ketegangan China-Jepang

Kumoro Damarjati | 1 Desember 2025, 13:18 WIB
Konser Artis Jepang di Shanghai Mendadak Dibatalkan, Diduga Terakit Ketegangan China-Jepang

 

AKURAT.CO Sejumlah konser dan acara musik Jepang di Shanghai mendadak dibatalkan, bahkan salah satunya dihentikan saat pertunjukan masih berlangsung. Kejadian ini memicu kritik publik dan menjadi sorotan karena terjadi di tengah meningkatnya ketegangan diplomatik antara China dan Jepang.

Penampilan Penyanyi One Piece Mendadak Diberhentikan

Insiden terjadi pada Jumat (tanggal tidak disebutkan), saat Maki Otsuki sedang menyanyikan lagu tema anime One Piece. Konser yang berlangsung di Shanghai tersebut tiba-tiba dihentikan—lampu dan musik dimatikan, lalu penyanyi langsung diarahkan turun panggung oleh kru.

Manajemen Otsuki menyebut pembatalan itu terjadi karena “keadaan yang tidak dapat dihindari”. Mereka menegaskan tidak ada masalah lain selama kegiatan dan pihak panitia maupun kru di lokasi tetap bersikap baik.

Festival tempat Otsuki tampil merupakan acara musik selama tiga hari. Namun setelah insiden tersebut, beberapa agenda berikutnya juga dibatalkan oleh penyelenggara setelah mempertimbangkan “berbagai faktor”. Media Jepang seperti Kyodo News melaporkan pembatalan ini bersifat mendadak.

Konser Ayumi Hamasaki Dibatalkan, Tetap Tampil di Ruang Kosong

Pembatalan konser artis Jepang di Shanghai tidak berhenti di situ. Pada Sabtu, penyanyi pop Ayumi Hamasaki juga mendapat pemberitahuan pembatalan konser dengan alasan force majeure. Walaupun demikian, Hamasaki tetap tampil di hadapan 14.000 kursi kosong sebagai bentuk penghargaan untuk tim dan penggemarnya.

Dalam unggahan Instagram, ia menyatakan bahwa hiburan seharusnya menjadi “jembatan yang menghubungkan manusia, bukan memisahkan”.

Publik Kritik Pembatasan: “Mengapa Menyasar Warga Sendiri?”

Pembatalan konser Jepang di China memicu respons tajam dari warganet kedua negara. Di platform Weibo dan X (Twitter), sebagian pengguna menilai langkah tersebut berlebihan.

“Untuk apa membatasi budaya Jepang tetapi justru merugikan warga sendiri?” tulis salah seorang pengguna Weibo.

Di Jepang, beberapa netizen membandingkan penghentian konser Maki Otsuki dengan momen ketika mantan Presiden Hu Jintao dikeluarkan tiba-tiba dari rapat Partai Komunis China pada 2022. Meme tersebut viral di media sosial.

Duta Besar Amerika Serikat untuk Jepang, George Glass, juga ikut berkomentar melalui X. Ia menyayangkan situasi tersebut dan menyatakan dukungan untuk Otsuki.

Diduga Terkait Ketegangan Diplomatik China–Jepang

Situasi ini terjadi ketika hubungan diplomatik China dan Jepang sedang dalam kondisi tegang. Penyebabnya adalah pernyataan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi yang menyinggung kemungkinan tindakan militer jika China menyerang Taiwan.

China memandang Taiwan sebagai wilayahnya dan tidak menutup kemungkinan penggunaan kekuatan untuk melakukan reunifikasi. Sejak pernyataan tersebut, kedua belah pihak saling melayangkan protes diplomatik.

Ketegangan politik ini juga berdampak pada industri hiburan Jepang. Dua pekan sebelumnya, media pemerintah China mengumumkan penundaan rilis beberapa film anime Jepang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.