Akurat

Kronologi Pesawat Charter Pelita Air Jatuh di Nunukan Kalimantan Utara

Titania Isnaenin | 19 Februari 2026, 15:17 WIB
Kronologi Pesawat Charter Pelita Air Jatuh di Nunukan Kalimantan Utara

AKURAT.CO ​​Sebuah pesawat charter milik maskapai Pelita Air dilaporkan terjatuh di kawasan perbukitan Krayan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, pada Kamis (19/2/2026).

​Insiden ini terjadi di dataran tinggi Krayan, sebuah daerah yang berbatasan langsung dengan Malaysia.

​Kecelakaan tersebut menyebabkan kepulan asap yang terlihat oleh warga sekitar dari area pegunungan.

Kronologi Pesawat Charter Pelita Air Jatuh di Nunukan 

​Pesawat charter Pelita Air dengan nomor penerbangan PAS 7101 yang melayani rute Long Bawan-Tarakan, diduga jatuh tak lama setelah lepas landas dari Bandara Long Bawan di Nunukan.

​Saksi mata, Jerry, seorang warga Desa Pa’ Bettung, Krayan Timur, melihat pesawat melintas di atas desanya sambil mengeluarkan asap hitam pekat sebelum akhirnya menukik dan terdengar dentuman.

​Jerry memperkirakan lokasi jatuhnya pesawat berada di hutan pegunungan Pa’ Ramayo, yang berjarak sekitar dua jam perjalanan dari desanya. ​

Berdasarkan catatan pada telepon genggamnya, kejadian berlangsung sekitar pukul 12.33 Wita.

​Segera setelah kejadian, Jerry menghubungi Camat Krayan Induk, Rony Firdaus, untuk memberitahukan insiden tersebut.

Jenis Pesawat dan Muatan

​Corporate Secretary Pelita Air, Patria Rhamadonna, mengonfirmasi bahwa pesawat yang mengalami insiden tersebut adalah armada charter perusahaan. ​

Penerbangan itu merupakan layanan kargo yang mengangkut bahan bakar.

​Saat insiden terjadi, pesawat hanya diawaki oleh satu pilot tanpa awak kabin atau penumpang. ​Beberapa laporan menyebutkan bahwa pesawat milik PT Pertamina.

​Pesawat tersebut diduga mengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) dari Kota Tarakan menuju Long Bawan, Krayan Induk.

 

Respons Pelita Air dan Investigasi

​Pelita Air telah memberikan pernyataan resmi mengenai insiden ini. ​Corporate Secretary Pelita Air, Patria Rhamadonna, menyatakan bahwa proses investigasi dan koordinasi dengan pihak-pihak terkait sedang berlangsung. ​

Perusahaan berkomitmen untuk menyampaikan perkembangan informasi resmi secara berkala melalui kanal resmi Pelita Air. ​

Pihak berwenang diharapkan segera memberikan klarifikasi terkait insiden tersebut. ​

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait atau otoritas bandara setempat mengenai kebenaran informasi serta identitas pesawat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.