Pesawat Caravan Jatuh di Pantai Nabire, Masih Diinvestigasi KNKT

AKURAT.CO Pesawat Smart Air dengan nomor penerbangan PK SNS mengalami insiden di kawasan Pantai Nabire, dekat Bandara Douw, Kabupaten Nabire, Papua tengah, pada Selasa (27/1/2026).
Beruntung tidak ada korban jiwa akibat jatuhnya pesawat jenis caravan tujuan Kaimana tersebut.
Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, membenarkan pesawat tersebut melakukan pendaratan darurat akibat gangguan teknis.
"Betul, kira-kira jam 12 siang kami menerima distress yang diaktifkan dari Emergency Locator Transmitter (ELT) salah satu pesawat. Sinyal itu dimonitor oleh LUT Basarnas dan langsung di-broadcast oleh Basarnas Command Center," jelasnya, Rabu (28/1/2026).
Syafii menekankan bahwa dalam insiden tersebut seluruh kru dan juga penumpang berhasil diselamatkan.
"Alhamdulillah seluruh korban bisa terselamatkan. Jumlahnya 13 orang, kru dan penumpang," katanya.
Pesawat tersebut awalnya berangkat dari Bandara Nabire. Namun, sesaat setelah lepas landas, terjadi kondisi yang tidak normal sehingga pilot memutuskan untuk kembali ke bandara.
"Dan selama proses perjalanan kembali ke aerodrome ternyata terjadi, semacam ada power yang drop, jadi loss power. Sehingga pesawat harus melaksanakan ditching di air sebelum sampai di bandara," jelas Syafii.
Penyebab terjadinya insiden tersebut menjadi wewenang Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dalam melakukan investigasi.
"Kalau soal kenapa kejadian ini, tentunya nanti pasti akan menjadi kegiatan dari KNKT untuk mencari tahu," kata Syafii.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









