Pemulihan Listrik di Aceh Berjalan Optimal

AKURAT.CO Komisi XII DPR menyampaikan apresiasi kepada PT PLN atas progres pemulihan infrastruktur energi di Provinsi Aceh pascabencana banjir bandang dan tanah longsor.
Menurut Anggota Komisi XII DPR, Irsan Sosiawan Gading, langkah-langkah yang telah dilakukan menunjukkan komitmen kuat dalam memastikan masyarakat kembali mendapatkan akses listrik, terutama di bulan Ramadan.
"Saya terutama ingin menyampaikan apresiasi atas apa yang sudah disampaikan (PLN). Ini sangat menjanjikan dan sangat baik, terutama bagi daerah-daerah yang terdampak bencana," ujarnya, usai pertemuan Komisi XII DPR dengan PT PLN dan Pertamina Parta Niaga dalam kunjungan kerja spesifik ke Kota Medan, Sumatera Utara, pada Kamis (12/2/2026).
Irsan menyoroti kondisi di wilayah Aceh Tamiang yang terdampak cukup parah dengan sekitar 75 persen infrastruktur mengalami kerusakan.
Namun demikian, pemulihan penerangan listrik di wilayah tersebut dinilai sudah cukup memadai dan dapat dinikmati kembali oleh masyarakat.
Berdasarkan data terbaru PLN, dari total 6.500 desa di Provinsi Aceh, saat ini hanya tersisa 11 desa atau kurang dari satu persen yang pemulihan listriknya masih terhambat.
Kendala utama adalah akses jalan yang belum terbuka sehingga beberapa wilayah masih terisolir. Sebanyak tujuh desa berada di Kabupaten Aceh Tengah, serta masing-masing satu desa di Kabupaten Aceh Barat, Aceh Timur, Aceh Utara, dan Bireuen.
Irsan menjelaskan, pemulihan jaringan kelistrikan tidak selalu berbanding lurus dengan penyalaan listrik pelanggan. Pemulihan jaringan sangat bergantung pada akses jalan untuk distribusi dan perbaikan, sementara penyalaan listrik pelanggan bergantung pada kondisi rumah warga yang sebagian masih rusak, baik sebagian maupun seluruhnya.
"Memang ini bertahap. Kendala-kendala infrastruktur masih ada, seperti jalur yang terputus atau wilayah yang masih terisolir. Tapi pencapaian yang sudah dilakukan hampir 98 persen, ini patut kita apresiasi," katanya.
Ia juga mengungkapkan bahwa dukungan Kementerian ESDM melalui program pengadaan 1.000 genset sangat membantu percepatan pemulihan, khususnya untuk desa-desa yang masih terisolir.
Dengan bantuan tersebut, seluruh desa, termasuk yang akses jalannya belum terbuka, sudah mendapatkan pasokan listrik di titik-titik strategis.
Irsan memastikan bahwa PLN telah melakukan persiapan matang dalam bulan Ramadan dan Idulfitri, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan nyaman.
"Masyarakat paling tidak sudah mendapatkan listrik dan sudah beroperasi kembali. Kalau masih ada kekurangan, pihak PLN tentu akan terus memenuhi secara bertahap sampai seluruhnya terealisasi," katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









