Akurat

Jorge Martin: Di Bulan Januari Saya Ketakutan, Saya tidak akan Pernah Jadi Juara MotoGP!

Hervin Saputra | 18 November 2024, 17:46 WIB
Jorge Martin: Di Bulan Januari Saya Ketakutan, Saya tidak akan Pernah Jadi Juara MotoGP!

AKURAT.CO, Sejarah sudah terjadi, Jorge Martin menjadi juara dunia MotoGP 2024. Pun demikian, pembalap asal Spanyol itu sebenarnya berjuang dengan masalah kepercayaan diri selepas musim lalu menjadi runner-up.

“Saya benar-benar bertarung dengan kesehatan mental saya,” kata Jorge Martin usai menyelesaikan seri terakhir MotoGP 2024 di Barcelona, Spanyol, Minggu (17/11), sebagaimana dipetik dari Crash.

Jorge Martin punya peluang untuk menjadi juara musim lalu setelah memimpin klasemen menjelang akhir kejuaraan. Namun akhirnya ia harus kalah dari Fransesco Bagnaia di beberapa balapan penutup yang akhirnya mempertahankan gelar juara.

Baca Juga: MotoGP Barcelona: Jorge Martin Juara Dunia Baru, Fransesco Bagnaia Menangi Seri Terakhir!

“Musim lalu hebat. Bahkan setelah saya finish kedua, saya sangat senang,” kata Martin.

“Tetapi di bulan Januari saya mulai mengalami ketakutan besar, saya benar-benar takut. Rasanya seperti ‘saya tidak akan pernah menjadi juara di MotoGP’.”

Martin memastikan gelar juara dunia MotoGP 2024 dengan 508 angka atau unggul sepuluh angka dari Bagnaia yang berada di posisi kedua. Adapun di balapan terakhir ia finish di peringkat ketiga di belakang Bagnaia dan Marc Marquez.

Pembalap Pramac Racing tersebut mengakui bahwa tujuh lap terakhir di Sirkuit De Barcelona adalah periode krusial dalam usahanya untuk memastikan gelar juara dunia MotoGP pertama.

Baca Juga: Jelang Seri Pamungkas, Fransesco Bagnaia tak Pernah Terpikir Taktik 'Licik' Hadapi Jorge Martin

Martin menyebut sejumlah hal melintas di pikirannya termasuk ketakutan bahwa ia kehilangan gelar juara dunia yang sudah ada di depan mata. Pada saat yang sama Bagnaia dan Marquez membuat persaingan harus diselesaikan sampai akhir.

“Saya kira bahkan di balapan normal, seperti Mei lalu di sini, saya bakal tetap finish ketiga karena Marc dan Pecco (sapaan Bagnaia) lebih kuat,” kata Martin. “Saya melakukan yang terbaik. Tetapi tentu saja tujuh lap terakhir sedikit lebih sulit.”

Selain meraih gelar juara dunia pertama, Martin juga satu-satunya tim satelit yang menjadi kampiun dalam sejarah MotoGP.

Pembalap dengan julukan Martinator itu juga bersiap untuk hengkang ke Aprillia musim depan. Debutnya bersama Aprilia akan menjadi musim kelima Martin di kasta tertinggi grand prix sejak kali pertama naik dari Moto2 pada 2021.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

B
Reporter
Badri
H