Akurat

China Gigit Jari di Rumah Sendiri! Korea Selatan dan Jepang Kampiun Kejuaraan Bulutangkis Beregu Asia

Dian Eko Prasetio | 8 Februari 2026, 23:51 WIB
China Gigit Jari di Rumah Sendiri! Korea Selatan dan Jepang Kampiun Kejuaraan Bulutangkis Beregu Asia

AKURAT.CO,. Dominasi kekuatan bulutangkis Asia mulai bergeser. Tim beregu putra Jepang dan tim beregu putri Korea Selatan sukses mempecundangi tuan rumah China dalam laga final Kejuaraan Bulutangkis Beregu Asia atau Badminton Asia Team Championships (BATC) 2026 yang berlangsung di Qingdao Conson Gymnasium, China, Minggu (8/2).

Tak tanggung-tanggung, China yang tampil di depan publik sendiri harus menelan pil pahit setelah kedua timnya kompak tumbang dengan skor telak 0-3 dari lawan-lawannya di final Kejuaraan Bulutangkis Beregu Asia kali ini.

Di sektor putri, Korea Selatan tampil sangat perkasa. Dimotori oleh pebulutangkis tunggal putri nomor satu dunia, An Se-young, skuat Negeri Ginseng langsung tancap gas di partai pembuka. An Se-young tanpa kesulitan berarti melibas Han Qian Xi dengan skor mencolok 21-7 dan 21-14.

Baca Juga: Evaluasi Kejuaraan Bulutangkis Beregu Asia: Skuad Putri Capai Target, Putra Dapat 'Rapor Merah'

Mentalitas tuan rumah kian runtuh setelah ganda putri andalan mereka, Jia Yi Fan yang berpasangan dengan Zhang Shu Xian, takluk dari duet Baek Ha Na/Kim Hye Jeong. Sempat memberikan perlawanan sengit di gim pertama, Jia/Zhang akhirnya menyerah 22-24 dan 8-21.

Kepastian gelar juara Korea Selatan ditentukan oleh tunggal kedua, Kim Ga Eun. Meski sempat kehilangan gim pertama dari Xu Wen Jing, Kim Ga Eun berhasil membalikkan keadaan dan menang lewat drama rubber game 19-21, 21-10, dan 21-17. Kemenangan ini membuat dua partai sisa tidak perlu dimainkan.

Kekecewaan publik Qingdao semakin lengkap setelah tim putra China juga gagal membendung agresivitas Jepang. Pebulutangkis tunggal putra Yushi Tanaka membuka keunggulan tim Samurai Biru usai membungkam Hu Zhe An dua gim langsung dengan skor 21-10 dan 21-18.

China sebenarnya sempat memiliki asa saat duet ganda putra He Ji Ting/Ren Xiang Yu memaksakan laga rubber game melawan Kakeru Kumagai/Hiroki Nishi. Namun, Kumagai/Nishi tampil lebih solid di poin kritis dan menang dengan skor 21-17, 14-21, dan 21-15.

Baca Juga: Turunkan Pemain Muda, Eng Hian Sebut Kejuaraan Asia Persiapan Menuju Piala Thomas & Uber

Jepang akhirnya mengunci gelar juara di sektor putra lewat pertarungan melelahkan di partai ketiga. Koki Watanabe sukses meredam perlawanan ketat Zhu Xuan Chen dengan skor 22-24, 21-17, dan 21-18.

Kekalahan ini memastikan China gagal meraih satu gelar pun di ajang beregu bergengsi Benua Kuning tahun ini.

Sementara bagi tim Indonesia, meskipun gagal menembus partai final, skuad Cipayung tidak pulang dengan tangan hampa. Tim putra dan putri Merah Putih berhak atas medali perunggu setelah terhenti di babak semifinal sehari sebelumnya.

Keberhasilan Korea Selatan dan Jepang mengawinkan gelar juara ini menjadi sinyal waspada bagi negara-negara lain, termasuk Indonesia, menjelang perhelatan Piala Thomas dan Uber yang akan digelar pada Mei mendatang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.